Nasional

Wabup Taput Hadiri HLM TPID Sumut, Bahas Strategi Kendalikan Inflasi Jelang HBKN

128
×

Wabup Taput Hadiri HLM TPID Sumut, Bahas Strategi Kendalikan Inflasi Jelang HBKN

Sebarkan artikel ini

MEDAN – Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput), Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Utara yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, bertempat di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Jumat (6/2/2026).

Pertemuan tersebut bertujuan merumuskan strategi pengendalian inflasi daerah menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Fokus pembahasan mengacu pada empat pilar utama pengendalian inflasi atau 4K, yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif.

Dalam arahannya, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menekankan pentingnya komunikasi publik yang efektif guna mencegah kepanikan masyarakat, penguatan peran dan fungsi TPID di tingkat daerah, serta optimalisasi kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam mendukung ekosistem rantai pasok komoditas pangan strategis. Ia juga mendorong kerja sama antardaerah, khususnya antara wilayah surplus dan defisit pangan, untuk menekan disparitas harga.

Sejumlah langkah strategis disepakati sebagai tindak lanjut pertemuan tersebut, di antaranya peningkatan frekuensi dan efektivitas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) agar tepat waktu dan tepat sasaran, guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan selama Ramadhan dan Idul Fitri.

Selain itu, Bulog ditugaskan menambah pasokan daging sapi dan/atau kerbau ke wilayah Sumatera Utara dengan melibatkan pemerintah daerah, Bank Indonesia, serta pedagang daging. Kerja sama juga dilakukan dengan produsen daging ayam ras dan telur ayam ras mitra Bulog untuk memperkuat pasokan menjelang HBKN.

Pemerintah daerah juga akan menyesuaikan rencana kenaikan administered prices guna menghindari beban berlebih bagi masyarakat saat tekanan inflasi meningkat. Penerapan Early Warning System serta protokol intervensi harga akan diperkuat melalui sinergi TPID dan Satgas Pangan, termasuk kolaborasi dengan pelaku UMKM di pasar tradisional.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni Parlindungan Lumbantoruan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan pangan, khususnya di wilayah penghasil, melalui penguatan produksi, pasokan, dan distribusi komoditas strategis yang memengaruhi inflasi.

“Kami berkomitmen memastikan masyarakat Tapanuli Utara dapat menyambut dan merayakan hari raya dengan tenang, tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan pangan maupun lonjakan harga,” pungkasnya.(Torop Pers)