Nasional

Ratusan Pedagang Siantar Antusias Pindah ke Eks Gedung 4, Dapat Pemutihan dan Fasilitas Lengkap

171
×

Ratusan Pedagang Siantar Antusias Pindah ke Eks Gedung 4, Dapat Pemutihan dan Fasilitas Lengkap

Sebarkan artikel ini

PEMATANGSIANTAR – Antusiasme para pedagang di Kota Pematangsiantar meningkat menyusul rencana penataan area Eks Gedung 4 oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar. Hingga hari kelima masa registrasi, yang dibuka sejak 27 Oktober hingga 7 November 2025, tercatat sebanyak 229 pedagang telah mendaftar untuk menempati lokasi tersebut.

Direktur Utama PDPHJ, Bolmen Silalahi, mengatakan tingginya minat pedagang menunjukkan keyakinan bahwa area Eks Gedung 4 akan menjadi lokasi strategis untuk meningkatkan omzet dan kenyamanan berdagang.

“Pedagang berkeyakinan dagangan mereka akan lebih laku jika berjualan di area Eks Gedung 4, karena nantinya akan tersedia fasilitas yang lebih lengkap dan nyaman,” ujar Bolmen, Sabtu (1/11/2025).

Bolmen menjelaskan, Pemko Pematangsiantar bersama PDPHJ akan melengkapi kawasan tersebut dengan lantai dan atap balerong, toilet, jaringan listrik dan air bersih, area parkir, serta CCTV. Fasilitas itu diharapkan dapat menciptakan suasana berdagang yang lebih tertata, aman, dan menarik bagi pengunjung.

Selain registrasi ulang, para pedagang juga menyambut baik kebijakan pengaktifan kembali Kartu Pemilik Hak Sewa Kios (KPHSK). Data hasil registrasi tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan status pedagang aktif sekaligus mempermudah proses penataan kios permanen setelah pembangunan rampung.

“Hasil registrasi ini penting untuk memastikan siapa saja pedagang aktif dan memetakan calon penghuni kios setelah pembangunan Gedung 4 rampung,” jelas Bolmen.

Sebagai bentuk dukungan, PDPHJ juga memberlakukan pemutihan pembayaran Kartu Izin Berjualan (KIB) bagi pedagang yang berjualan di area Gedung 4 dan terdampak kebakaran.

“Pemutihan ini berlaku untuk pembayaran sejak tahun 2018 hingga 2024. Tagihan di bawah tahun 2018 tidak perlu dibayarkan. Kebijakan ini kami ambil untuk meringankan beban pedagang,” tambahnya.

Salah seorang pedagang mengaku bersyukur dengan adanya kebijakan tersebut. Ia berharap penataan area Eks Gedung 4 segera selesai agar para pedagang bisa kembali berjualan dengan tenang.

“Kami senang bisa daftar dan punya tempat jelas. Kalau nanti sudah ada atap, listrik, dan toilet, pasti pembeli lebih ramai. Pemutihan ini juga sangat membantu, karena kondisi ekonomi sekarang masih sulit,” ujarnya.

Saat ini, proses pembongkaran Gedung 4 masih berlangsung dan terus menunjukkan progres positif. Ditargetkan tahap pemasangan atap dan lantai selesai pada awal Desember 2025, sehingga pedagang dapat mulai berjualan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Bolmen menambahkan, pembangunan lanjutan direncanakan menggunakan skema pembiayaan dari APBN, APBD, maupun opsi pendanaan alternatif lainnya. PDPHJ juga tengah menyiapkan area khusus untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) agar seluruh pelaku usaha dapat tertampung secara tertib.

“Kapasitasnya masih kami hitung sambil menunggu hasil final registrasi pedagang pemilik kios,” pungkas Bolmen.(Ril)