Example 120x600
Berita Daerah

Pria Lansia Misterius Tewas di Purba, Polisi Cari Keluarga

65
×

Pria Lansia Misterius Tewas di Purba, Polisi Cari Keluarga

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – Seorang pria lanjut usia tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di Dusun Simpang Hinalang, Nagori Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun. Polsek Purba, Polres Simalungun, mengimbau masyarakat yang mengenali korban atau merasa kehilangan anggota keluarga agar segera menghubungi kepolisian.

Kapolsek Purba, IPTU Budianto Silalahi, menyampaikan imbauan tersebut saat dikonfirmasi pada Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 13.22 WIB. Hingga kini, identitas dan alamat keluarga korban belum diketahui.

“Kami berharap keluarga atau masyarakat yang mengenali korban segera menghubungi Polsek Purba agar jenazah dapat diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar IPTU Budianto Silalahi.

Masyarakat yang memiliki informasi mengenai korban dapat menghubungi Call Center Polri 110, layanan Halo Pak Kapolres Simalungun di nomor +62 811-6501-516, atau langsung menghubungi Kapolsek Purba di nomor +62 853-5914-2424.

Korban berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia 65 tahun. Ciri-cirinya berambut dan berjenggot putih, tinggi badan sekitar 165 sentimeter, serta mengenakan kaus kuning berlengan biru dan celana keper berwarna cokelat.

Berdasarkan keterangan kepolisian, korban pertama kali ditemukan pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 20.30 WIB di samping rumah milik Rahmat Karo-karo.

Peristiwa itu bermula ketika Masrayana Saragih meminta keponakannya, Rahma Br Perangin-angin, memasukkan sepeda motor dari samping rumah. Saat hendak melakukannya, Rahma melihat seorang pria tergeletak dengan wajah tertutup selimut dan posisi tubuh menghalangi pintu samping rumah.

Rahma sempat meminta pria tersebut bergeser, tetapi tidak mendapat jawaban. Ia kemudian memanggil tetangganya, Selamet Rahayu, untuk memeriksa kondisi pria tersebut. Setelah selimut dibuka, keduanya mendapati pria itu telah meninggal dunia.

Masrayana Saragih selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada Gamot Dusun Simpang Hinalang, Melky Sedek Hamonangan S. Sekitar pukul 21.00 WIB, Melky meneruskan laporan itu kepada personel piket Polsek Purba, AIPDA L. Situmeang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Purba bersama Kanit Reskrim IPDA L. Silalahi, S.H., M.H., Kanit Samapta AIPTU JT. Ritonga, Kanit Binmas AIPTU H. Manihuruk, Tim Inafis Polres Simalungun yang dipimpin AIPTU O. Saragih, serta tim medis Puskesmas Purba turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), membuat laporan polisi dan berita acara pemeriksaan TKP, serta mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu kaus lengan pendek berwarna hijau muda dan satu helai selimut bercorak merah putih. Polisi juga berkoordinasi dengan Puskesmas Tigarunggu.

Tim Inafis kemudian melakukan identifikasi menggunakan alat Identification Portable System (IPS). Namun, upaya tersebut belum berhasil mengungkap identitas korban. Polisi menduga korban belum memiliki KTP elektronik (e-KTP).

Berdasarkan pemeriksaan petugas Inafis dan pihak puskesmas, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diduga meninggal dunia akibat sakit, meskipun penyebab pasti kematiannya tidak dinyatakan secara definitif dalam keterangan kepolisian.

Keterangan sejumlah saksi menyebutkan bahwa korban diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang selama sekitar empat tahun kerap terlihat berkeliaran di wilayah tersebut. Korban juga sering tidur di teras samping rumah Rahmat Karo-karo, termasuk ketika hujan turun.

Untuk memberikan kesempatan kepada keluarga mengenali dan menjemput jenazah, korban dititipkan di kamar jenazah RSU Djasamen Saragih, Pematangsiantar, sambil menunggu informasi dari masyarakat.

Kapolsek Purba menegaskan bahwa kepolisian berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat secara humanis, termasuk dalam penanganan penemuan jenazah tanpa identitas.

“Kami mengedepankan pelayanan yang berintegritas dan humanis. Jika ada keluarga atau masyarakat yang mengenali korban, kami berharap segera menghubungi atau datang langsung ke Polsek Purba,” tutup IPTU Budianto Silalahi.(Ril)