Uncategorized

Presiden Prabowo Tinjau Pengerjaan Jembatan Bailey Teupin Mane untuk Percepatan Pemulihan Akses di Bireuen

86
×

Presiden Prabowo Tinjau Pengerjaan Jembatan Bailey Teupin Mane untuk Percepatan Pemulihan Akses di Bireuen

Sebarkan artikel ini

ACEH – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung pengerjaan Jembatan Bailey Teupin Mane, salah satu akses vital penghubung Bireuen–Takengon di Kabupaten Bireuen, Aceh, Minggu (7/12/2025). Jembatan darurat dengan bentang 30 meter tersebut dibangun untuk memulihkan konektivitas darat yang terputus akibat banjir besar dan derasnya arus sungai yang merusak infrastruktur setempat.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo menuju titik konstruksi yang berada di tepian sungai. Beliau menyaksikan secara langsung kerja alat berat seperti ekskavator dan loader yang terus beroperasi memperkuat pondasi serta menata timbunan batu gajah sebagai oprit jembatan.

“Ini kita lihat salah satu jembatan Bailey yang dikerjakan. Mereka kerja terus. Diharapkan satu minggu sudah bisa buka dan dari sini bisa terus untuk membuka tiga jembatan lagi yang menuju Bener Meriah dan Takengon,” ujar Presiden.

Kepala Negara menegaskan bahwa pemerintah mengerahkan seluruh kemampuan untuk mempercepat pemulihan akses masyarakat dan arus logistik.

“Semua usaha kita kerahkan. Nanti semua jembatan kita akan perbaiki. Mudah-mudahan 1 sampai 2 minggu. Karena masalahnya adalah tembus ini dulu, baru kita bisa kerja yang lain,” tambah Presiden Prabowo.

Selain soal jembatan, Presiden juga menerima laporan lengkap terkait kerusakan infrastruktur lainnya, termasuk jebolnya sejumlah bendungan serta kerusakan lahan persawahan warga.

“Bendungan-bendungan banyak yang jebol. Nanti PU segera akan memperbaiki. Kemudian sawah-sawah yang rusak juga akan kita rehabilitasi. Petani tidak usah khawatir, kalau sawahnya rusak akan kita perbaiki,” tegas Presiden.

Kunjungan Presiden Prabowo ini menjadi wujud kehadiran negara dalam memastikan pemulihan berlangsung cepat, terukur, dan berpihak pada masyarakat terdampak bencana.

(BPMI Setpres)