Internasional

Prabowo–Lula da Silva Sepakati Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia–Brasil

340
×

Prabowo–Lula da Silva Sepakati Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia–Brasil

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden Republik Federasi Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva, dalam pertemuan tête-à-tête di ruang kerja Presiden, Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 23 Oktober 2025.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Lula da Silva ke Indonesia, sekaligus momentum untuk memperkuat kemitraan strategis antara kedua negara.

Dalam pengantarnya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden Lula da Silva di Indonesia. Ia menegaskan bahwa Brasil merupakan mitra penting di kawasan Selatan dunia dan memiliki peran strategis dalam memperjuangkan kepentingan negara-negara berkembang.

“Kami memandang Brasil sebagai pemimpin penting di belahan bumi Selatan, pemimpin negara-negara berkembang. Kita memiliki latar belakang yang sama, sama-sama negara besar, dan memiliki hutan tropis terbesar di dunia. Brasil juga merupakan negara penghasil pertanian yang sangat kuat dan sukses,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo turut menyampaikan kekagumannya terhadap kepemimpinan Presiden Lula da Silva yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Ia mengaku terinspirasi oleh berbagai kebijakan sosial dan ekonomi yang diterapkan oleh Brasil di bawah kepemimpinan Lula.

“Itu juga menjadi prioritas utama saya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. Sekali lagi, selamat datang, dan saya menantikan pertemuan kita hari ini,” tutur Presiden Prabowo.

Sementara itu, Presiden Lula da Silva menyampaikan kegembiraannya dapat kembali mengunjungi Indonesia setelah 17 tahun. Ia menekankan pentingnya memperkuat kemitraan strategis yang telah terjalin sejak 2008 dan mengembangkan kolaborasi di berbagai bidang baru.

“Pertama-tama, saya ingin menyampaikan sukacita karena dapat kembali ke Indonesia setelah 17 tahun. Pada 2008, kita menjalin kemitraan strategis, dan sejak saat itu hubungan kita berkembang sangat positif,” ucap Presiden Lula da Silva.

Presiden Lula menilai Indonesia dan Brasil memiliki kesamaan visi dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat dan keadilan global. Ia menyatakan harapan besar untuk memperbarui serta memperluas kerja sama strategis, terutama di sektor ekonomi, sains, dan teknologi.

“Saya datang dengan harapan tinggi untuk memperbarui kemitraan strategis kita dan menjalin perjanjian baru, tidak hanya di bidang perdagangan bilateral, tetapi juga investasi dalam hal-hal baru seperti kecerdasan buatan, sentralisasi data, serta memperdalam kerja sama ilmiah dan teknologi,” ungkapnya.

“Kita perlu membangun kebijakan perdagangan yang seimbang dan saling menguntungkan bagi kedua negara.”

Lebih lanjut, Presiden Lula menegaskan bahwa Indonesia merupakan mitra strategis utama bagi Brasil, khususnya dalam kerangka kerja sama antarnegara di kawasan Selatan dunia. Ia menyampaikan optimisme terhadap masa depan hubungan bilateral yang semakin produktif dan membawa manfaat bagi rakyat kedua negara.

“Saya sangat senang berada di sini dengan harapan tinggi agar hubungan antara Brasil dan Indonesia menjadi lebih produktif serta membawa manfaat nyata bagi rakyat kita,” pungkas Presiden Lula da Silva.

(BPMI Setpres)