Nasional

Prabowo Dorong Reformasi Polri Demi Supremasi Hukum dan Keadilan

211
×

Prabowo Dorong Reformasi Polri Demi Supremasi Hukum dan Keadilan

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan kepada anggota Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang baru dilantik di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (7/11/2025). Dalam arahannya, Presiden menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para tokoh yang kembali bersedia mengabdi bagi bangsa melalui komisi tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih bahwa saudara-saudara bersedia, masih mengambil dan melaksanakan tugas negara sekali lagi dengan beban yang tidak ringan. Seluruh bangsa dan negara akan melihat saudara-saudara,” ujar Presiden.

residen menjelaskan, pembentukan komisi ini bertujuan melakukan kajian menyeluruh terhadap institusi Polri dengan berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara. Kajian tersebut mencakup evaluasi terhadap kekuatan dan kelemahan institusi, serta melibatkan unsur Polri yang masih aktif untuk memperkaya diskusi dan analisis.

“Ada beberapa tokoh yang mantan kepala kepolisian, mereka pun bisa memberi masukan dan pandangan. Dan dengan ada Kapolri yang aktif, saudara-saudara punya akses untuk berdiskusi,” jelasnya.

Meski masa kerja komisi tidak dibatasi, Presiden meminta agar hasil kerja dilaporkan secara berkala dan disertai rekomendasi konkret untuk pelaksanaan reformasi di tubuh Polri.

“Komisi ini bertugas mempelajari dan memberi rekomendasi kepada saya sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan untuk mengambil tindakan-tindakan reformasi yang diperlukan. Kajian ini juga dapat diperluas untuk menilai institusi-institusi lain yang memerlukan perbaikan,” tegasnya.

Menutup arahannya, Presiden menekankan pentingnya objektivitas dalam kajian terhadap lembaga negara serta menegaskan bahwa supremasi hukum merupakan fondasi utama kemajuan bangsa.

“Saya selalu tekankan, keberhasilan suatu bangsa terletak pada kemampuannya menegakkan hukum. Harus ada kepastian hukum, dan kepastian hukum itu harus melahirkan keadilan,” tandas Presiden Prabowo.

 

Jakarta, 7 November 2025

Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden