Berita Daerah

Pesta Budaya Njuah-Njuah Dairi Meriah, Menteri Fadli Zon Dukung Pelestarian Budaya Pakpak

194
×

Pesta Budaya Njuah-Njuah Dairi Meriah, Menteri Fadli Zon Dukung Pelestarian Budaya Pakpak

Sebarkan artikel ini

DAIRI – Pesta Budaya Njuah-Njuah 2025 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, di Gedung Nasional Djauli Manik Sidikalang, Rabu (29/10/2025).

Acara yang berlangsung selama dua hari, 29–30 Oktober 2025 ini, disemarakkan dengan berbagai perlombaan dan atraksi budaya khas Dairi.

Pesta budaya tahunan ini diawali dengan karnaval Pulung Buah, yang melibatkan jajaran OPD, pemerintah kecamatan, hingga pelajar. Karnaval dilepas oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab Dairi, Oloan Hasugian, dari halaman Kantor Bupati Dairi dan berlangsung meriah dengan iringan musik tradisional serta pakaian adat Pakpak.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala yang mewakili Bupati Dairi, Vickner Sinaga, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh lepas dari akar budaya masyarakat. Tahun ini, pesta budaya mengusung tema “Sada Kata Dok Perteddung, Ulang Mo Berkessen Tanduk”, yang bermakna seia sekata tanpa kemunafikan demi berkat berkelimpahan dan persatuan lahir batin.

“Tema ini sangat relevan di tengah arus modernisasi. Persatuan dan gotong royong adalah kekuatan besar kita sebagai orang Dairi. Melalui pesta budaya ini, kita diajak untuk bermusyawarah, mencari mufakat, dan menjaga kebersamaan,” ujar Wahyu.

Ia juga mengajak masyarakat Dairi untuk terus melestarikan budaya Pakpak, baik dalam bentuk bahasa, seni, musik, kuliner, maupun nilai-nilai sosial seperti gotong royong, agar semakin dikenal secara nasional dan internasional.

Wahyu turut menyinggung upaya Pemkab Dairi dalam melobi pemerintah pusat untuk mendatangkan anggaran pembangunan, mengingat efisiensi keuangan daerah.

“Pak Bupati terus berupaya menarik dana pusat dan investasi agar program pembangunan bisa berjalan optimal. Dukungan seluruh masyarakat Dairi sangat kami butuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani dalam sambutannya menegaskan bahwa budaya adalah identitas manusia yang harus dijaga.

“Budaya Pakpak adalah ciri khas kita. Pesta ini bukan hanya tontonan, tetapi pengingat agar budaya yang telah diwariskan terus dilestarikan,” katanya.

Sabam juga menanggapi aspirasi tokoh masyarakat yang mengusulkan agar pakaian adat Pakpak dipakai pada hari tertentu di sekolah dan instansi pemerintahan. Ia menyebut DPRD akan mengkaji dan membahas hal itu untuk dijadikan Peraturan Daerah (Perda).

Menariknya, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon turut memberikan dukungan melalui tayangan video.

“Pesta Budaya Njuah-Njuah adalah bentuk aktualisasi dan pelestarian nilai luhur budaya Pakpak sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan. Semoga kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kebudayaan Dairi dan kawasan Danau Toba,” ujar Fadli.(NC)