Nasional

Pertimbangan Keamanan, Kunjungan Wapres ke Yahukimo Ditunda

202
×

Pertimbangan Keamanan, Kunjungan Wapres ke Yahukimo Ditunda

Sebarkan artikel ini

PAPUA— Kunjungan kerja Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, ke Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, yang semula dijadwalkan sebagai agenda terakhir rangkaian kunjungan kerja di Tanah Papua pada Rabu (14/1/2026), resmi ditunda. Penundaan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan situasi keamanan di wilayah setempat hingga pagi hari.

Keputusan penundaan diambil berdasarkan hasil penilaian dan rekomendasi intelijen demi memastikan keselamatan Wapres beserta rombongan. Hal ini disampaikan Panglima Kodam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim dalam keterangan pers kepada awak media di Bandara Internasional Frans Kaisiepo, Biak, Papua.

“Bapak Wakil Presiden sangat ingin berkunjung ke Yahukimo untuk menyapa masyarakat serta melihat secara langsung pembangunan yang telah dilaksanakan. Namun, selaku Komandan Satuan Tugas Pengamanan VVIP, berdasarkan pertimbangan keamanan sampai dengan pagi ini, saya menyarankan kepada Bapak Wakil Presiden untuk tidak melaksanakan kunjungan ke Yahukimo,” ujar Mayjen TNI Amrin Ibrahim.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi intelijen yang diterima, terdeteksi adanya aktivitas kelompok-kelompok tertentu yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Yahukimo.

“Dari pertimbangan intelijen, kami melihat adanya pergerakan kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab. Berdasarkan penilaian kami, kondisi tersebut tidak memungkinkan untuk menjamin keamanan VVIP,” tambahnya.

Meski demikian, Pangdam menegaskan bahwa penundaan ini murni didasarkan pada faktor keamanan dan tidak mengurangi perhatian serta komitmen pemerintah terhadap masyarakat Yahukimo. Ia memastikan, kunjungan Wakil Presiden akan dijadwalkan kembali pada waktu yang dinilai lebih aman dan kondusif.

Dalam keterangan pers tersebut, Pangdam XVII/Cendrawasih turut didampingi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) TNI Jenderal Maruli Simanjuntak dan Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Pol Petrus Patrige.

Biro Pers, Media, dan Informasi

Sekretariat Wakil Presiden