Nasional

Pemko Siantar Matangkan Rencana Perobohan Gedung IV Pasar Horas, Ditargetkan Rampung Desember 2025

314
×

Pemko Siantar Matangkan Rencana Perobohan Gedung IV Pasar Horas, Ditargetkan Rampung Desember 2025

Sebarkan artikel ini

PEMATANGSIANTAR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar, Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi, memimpin rapat teknis terkait rencana perobohan Gedung IV Pasar Horas. Rapat berlangsung di Ruang Data Pemko Pematangsiantar, Jumat (3/10/2025) sore.

Dalam rapat tersebut, Junaedi menyampaikan bahwa proses perobohan ditargetkan selesai dalam waktu dua bulan. Dengan begitu, para pedagang sudah bisa kembali menempati lapak di eks Gedung IV pada awal Desember 2025.

“Itu sesuai target dari Wali Kota, Bapak Wesly Silalahi,” ujar Junaedi.

Pihak pelaksana, CV Sihujur Jaya, menyatakan optimistis pekerjaan bisa diselesaikan dalam 40–60 hari. Mereka juga meminta dukungan pengamanan serta fasilitas penerangan untuk kelancaran pekerjaan.

“Yang penting kami bisa bekerja dengan aman dan nyaman, tidak ada pencurian alat maupun barang. Kami juga minta 4 unit lampu sorot yang dipasang di Gedung III dan diarahkan ke Gedung IV,” ujar perwakilan CV Sihujur Jaya.

Dua unit alat berat dijadwalkan masuk ke lokasi pada Selasa (7/10/2025). Nantinya, area Gedung IV akan dipagari seng setinggi 2,4 meter, dan hanya pihak berkepentingan yang diizinkan masuk. Pekerjaan akan dilaksanakan mulai pukul 08.00 hingga 24.00 WIB setiap hari.

Sementara itu, Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ), Bolmen Silalahi SP, menjelaskan jembatan penyeberangan yang menghubungkan Gedung III dan IV merupakan milik PT STTC. Pihak perusahaan akan membongkar jembatan tersebut pada Sabtu (4/10/2025).

Kepala Bidang Tata Ruang dan Bangunan Dinas PUTR Kota Pematangsiantar, Henry Jhon Musa Silalahi MT MEng, mengingatkan agar pelaksanaan tetap memerhatikan aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

“Pecahan material jangan sampai jatuh ke Jalan Merdeka yang bisa mengganggu lalu lintas, termasuk getaran pada malam hari yang dikhawatirkan mengganggu warga sekitar,” pesannya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Pematangsiantar, Agustina Sihombing SSos MSi, juga menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi agar target waktu dapat tercapai dengan baik.

Dukungan serupa disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Johannes Sihombing SSTP MSi, yang berkomitmen menyosialisasikan perkembangan perobohan kepada masyarakat, mengingat pekerjaan dilakukan hingga malam hari.

Kepala Dinas PKP, Ir Christina Risfani Sidauruk, menyatakan siap menyediakan lampu sorot di empat titik lokasi. “Namun perlu koordinasi agar titik pemasangan tidak berubah-ubah selama pekerjaan berlangsung,” katanya.

Sekda Junaedi Sitanggang menegaskan, fasilitas lampu sorot tersebut tetap digunakan setelah pedagang kembali menempati Gedung IV. Ia juga memastikan pengamanan lokasi akan dilakukan oleh Satpol PP.

Selain itu, Junaedi meminta para camat untuk menyosialisasikan potensi gangguan selama proses perobohan kepada masyarakat sekitar. “Bila perlu, ada pernyataan tertulis dari warga yang menyatakan tidak keberatan,” tegasnya.

Rapat teknis tersebut turut dihadiri perwakilan Polres Pematangsiantar, Kodim 0207/Simalungun, Plt Asisten Administrasi Umum Setdako Rosion Julietta Hutauruk SH MSi, Plt Kasatpol PP Mangaraja Tua Nababan SPd MM, jajaran Direksi PD PHJ, serta perwakilan Dishub, Perumda Air Minum Tirta Uli, dan instansi terkait lainnya. (Tp)