PEMATANGSIANTAR – Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) menyalurkan bantuan alat bantu kesehatan kepada 56 lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
Penyaluran bantuan tersebut dihadiri Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Dra. Happy Oikumenis Daely, di Ruang Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Selasa (6/10/2026).

Dalam sambutan tertulis Wali Kota Wesly yang dibacakan Happy, disampaikan bahwa penyaluran bantuan rehabilitasi sosial dasar berupa penyediaan alat bantu kesehatan merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kualitas hidup.
“Bantuan ini merupakan wujud kepedulian, kehadiran, dan tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat,” ujar Wesly.
Ia menjelaskan, pada Tahun Anggaran 2026, Pemko Pematangsiantar menyalurkan bantuan rehabilitasi sosial dasar penyediaan alat bantu kepada 56 penerima manfaat. Mereka terdiri atas 28 penyandang disabilitas telantar di luar panti dan 28 lansia telantar di luar panti.
“Kami berharap bantuan yang diserahkan hari ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan, sehingga dapat membantu meringankan beban, meningkatkan kemandirian, serta mendukung penerima manfaat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan bermartabat,” katanya.
Wesly juga menegaskan komitmen Pemko Pematangsiantar untuk memastikan seluruh proses penyaluran bantuan dilaksanakan secara tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung sekaligus mengawasi pelaksanaan program tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat yang berhak menerima.
Wesly turut menyampaikan apresiasi kepada Dinsos P3A Kota Pematangsiantar beserta jajaran, serta para camat, lurah, pekerja sosial, dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang telah bekerja dalam proses verifikasi, pendataan, hingga penyerahan bantuan.
“Melalui program ini, kita berharap dapat memperkuat semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial dalam membangun Kota Pematangsiantar yang lebih Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah akan terus berupaya menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga.
Sementara itu, Kepala Dinsos P3A Kota Pematangsiantar Agustina Bulan Lasma Sihombing, S.Sos., M.Si., dalam laporannya mengatakan, pemberian bantuan alat bantu kesehatan dimaksudkan untuk menjamin terpenuhinya hak dasar warga negara dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang layak, mandiri, dan bermartabat.
“Tujuan penyaluran bantuan ini untuk meningkatkan kemandirian penerima manfaat, meningkatkan kualitas hidup, mencegah komplikasi lebih lanjut, mendukung produktivitas, serta meringankan beban ekonomi,” jelas Agustina.
Adapun bantuan bagi 28 lansia terdiri atas empat kursi roda, delapan alat bantu dengar, delapan alat bantu jalan, dan delapan tongkat jalan lansia.
Sedangkan bagi 28 penyandang disabilitas, bantuan yang disalurkan berupa empat kursi roda, delapan alat bantu dengar, delapan alat bantu jalan, dan delapan tongkat ketiak.(Ril)





