Nasional

Pemko Pematangsiantar Matangkan Rencana Perobohan Gedung IV Pasar Horas, Pedagang Dipastikan Direlokasi Sementara

399
×

Pemko Pematangsiantar Matangkan Rencana Perobohan Gedung IV Pasar Horas, Pedagang Dipastikan Direlokasi Sementara

Sebarkan artikel ini

PEMATANGSIANTAR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar, Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi, memimpin Focus Group Discussion (FGD) membahas rencana perobohan Gedung IV Pasar Horas yang terbakar beberapa waktu lalu. Pertemuan digelar di Ruang Data Balai Kota, Jumat (19/09/2025) sore.

Dalam arahannya, Junaedi menekankan agar proses perobohan memperhatikan estetika kota, kenyamanan pedagang, serta kelancaran arus lalu lintas. Ia mengingatkan agar penggunaan anggaran dilakukan secara efektif, efisien, dan akuntabel.

“Jangan sampai pedagang tidak nyaman, lalu lintas terganggu, atau anggaran menjadi temuan kerugian negara. Relokasi harus terukur, kios portable, dan mudah digunakan pedagang,” tegasnya.

FGD dihadiri perwakilan Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas PUTR, PD Pasar Horas Jaya (PHJ), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) selaku pemilik anggaran perobohan.

Plt Kadis Perhubungan Alwi A Lumbangaol SSTP MSi menyatakan pihaknya akan menyiagakan puluhan personel untuk mengatur lalu lintas selama proses berlangsung. Sementara perwakilan Satpol PP juga siap melakukan pengamanan.

Kadis Kominfo Johannes Sihombing SSTP MSi menambahkan, enam unit CCTV akan dipasang di area relokasi pedagang untuk menjamin keamanan. Kamera tersebut nantinya bisa diakses melalui web resmi Pemko Pematangsiantar.

Junaedi juga meminta BPBD memperhatikan sanitasi di lokasi relokasi. Ia menegaskan agar pekan depan Surat Perintah Kerja (SPK) perobohan sudah selesai dan PD PHJ segera memulai pemindahan pedagang.

Direktur Utama PD PHJ, Bolmen Silalahi SP, menyebutkan sebanyak 271 pedagang akan direlokasi ke tempat sementara selama proses perobohan yang diperkirakan berlangsung sekitar 1,5 bulan. Nomor kios sementara juga sedang dibagi untuk menghindari potensi konflik.

“Kami sudah siapkan lapak relokasi dan memahami gejolak yang mungkin muncul. Pekan depan batas-batas kios sudah ditandai,” ungkap Bolmen.

FGD turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Zainal Siahaan SE MM, Plt Asisten Administrasi Umum Rosion Julietta Hutauruk SH MSi, Kepala BPKPD Arri S Sembiring SSTP MSi, sejumlah pejabat Pemko, jajaran PD PHJ, dan perwakilan PT PLN UP3 Pematangsiantar. (Tp(