JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara kembali menorehkan prestasi di bidang pelayanan kesehatan dengan mempertahankan capaian Universal Health Coverage (UHC) dan meraih penghargaan UHC Award Kategori Madya. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., dalam acara penganugerahan UHC Awards yang digelar di Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Muhaimin Iskandar, dan diikuti oleh 185 kabupaten/kota se-Indonesia yang dinilai berhasil menjaga komitmen dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Bupati Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kerja kolaboratif seluruh perangkat daerah, tenaga kesehatan, serta partisipasi aktif masyarakat yang telah berkontribusi dalam memperluas cakupan jaminan kesehatan di Kabupaten Tapanuli Utara.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama. Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam meningkatkan akses jaminan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Sementara itu, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menegaskan pentingnya peningkatan capaian UHC di daerah. Ia mendorong pemerintah daerah agar tidak hanya berfokus pada cakupan kepesertaan, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan kesehatan.
“Tahun depan, daerah dengan kategori Madya harus meningkat menjadi Utama. Sedangkan daerah yang telah mencapai kategori Utama diharapkan fokus pada peningkatan mutu layanan kesehatannya,” tegas Muhaimin.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menjelaskan bahwa UHC Award merupakan bentuk apresiasi atas kepemimpinan dan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan layanan kesehatan yang adil, berkelanjutan, serta melindungi masyarakat dari risiko beban finansial akibat masalah kesehatan.
“Universal Health Coverage bukan sekadar capaian angka kepesertaan, tetapi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(Torop Pers)





