Nasional

Pemkab Simalungun Tegaskan Komitmen Hilirisasi Perkebunan, Dorong Produk Andalan Daerah

466
×

Pemkab Simalungun Tegaskan Komitmen Hilirisasi Perkebunan, Dorong Produk Andalan Daerah

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan program hilirisasi komoditas perkebunan prioritas nasional.

Hal itu disampaikan Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pelaksanaan Program Hilirisasi Komoditas Perkebunan yang digelar Kementerian Pertanian (Kementan) RI di Gedung F, Kantor Pusat Kementan, Jakarta Selatan, Senin (22/9/2025).

Rakor tersebut diikuti oleh para gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia sebagai wujud konsensus nasional untuk memperkuat nilai tambah sektor pertanian.

“Dengan dukungan pemerintah pusat, kami ingin memperkuat hilirisasi dari hulu ke hilir agar petani dapat merasakan manfaat langsung,” ujar Bupati Anton, menekankan pentingnya dampak program hilirisasi bagi kesejahteraan petani Simalungun.

Kabupaten Simalungun, yang dikenal kaya akan komoditas perkebunan, bertekad mengoptimalkan potensi produk andalan daerah. Program hilirisasi diyakini mampu meningkatkan nilai ekonomi produk, membuka lapangan kerja baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Dalam paparannya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan sejumlah capaian penting selama 11 bulan Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, termasuk target swasembada beras pada 2025 yang semakin dekat.

“Keberhasilan ini merupakan komitmen kita semua di Indonesia, dan tekanan dari pimpinan justru menjadi sumber keberhasilan kita,” ungkap Amran.

Mentan juga menekankan bahwa stok pangan nasional saat ini merupakan yang tertinggi dalam 59 tahun terakhir, dengan PDB sektor pertanian tumbuh 10,52 persen. Selain itu, 17 Instruksi Presiden (Inpres) yang dikeluarkan, khususnya terkait distribusi pupuk, dinilai berhasil mempercepat penyaluran bantuan hingga ke tangan petani.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyoroti posisi strategis Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang sejak lama menjadi primadona bangsa-bangsa lain. Ia menegaskan bahwa perhatian besar Presiden terhadap sektor pertanian harus diikuti oleh seluruh kepala daerah.

“Negara ini bisa menjadi maju karena pertaniannya. Hilirisasi dan turunannya adalah program yang wajib kita dukung bersama,” tegas Mendagri.

Rakor ini dihadiri oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta para kepala daerah dari seluruh Indonesia, memperkuat semangat bersama dalam mengakselerasi hilirisasi komoditas perkebunan untuk masa depan pertanian yang lebih maju.(Tp)