Berita Daerah

Pemkab Dairi Diminta Tertibkan Pedagang Takjil di Jalan SM Raja

83
×

Pemkab Dairi Diminta Tertibkan Pedagang Takjil di Jalan SM Raja

Sebarkan artikel ini

SIDIKALANG – Aktivitas berburu takjil di bulan suci Ramadan di kawasan depan Kantor Bupati Dairi, Jalan SM Raja, Rabu (25/02), menghadirkan suasana semarak dan penuh antusiasme masyarakat. Beragam menu makanan dan minuman tersaji menggugah selera, mulai dari kolak pisang, kolang-kaling, hingga aneka minuman segar pelepas dahaga.

Kemeriahan tersebut tidak hanya menarik warga yang menjalankan ibadah puasa, tetapi juga masyarakat non-Muslim yang turut menikmati suasana serta ragam kuliner musiman khas Ramadan. Tradisi berburu takjil ini menjadi daya tarik tersendiri setiap tahunnya.

Namun di balik kemeriahan itu, muncul persoalan ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Sejumlah pedagang terlihat memanfaatkan bahu jalan hingga trotoar untuk berjualan, sehingga berpotensi mengganggu arus kendaraan di jalan utama. Kepadatan kendaraan menjelang waktu berbuka puasa pun kerap tak terhindarkan dan dinilai rawan menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Kondisi ini mendorong harapan agar Pemerintah Kabupaten Dairi dapat menata kembali lokasi pedagang takjil ke tempat yang lebih representatif dan aman. Salah satu opsi yang dinilai strategis adalah memusatkan pedagang di lokasi yang telah tersedia di kawasan sekitar Jalan Gereja, yang dianggap lebih tertata dan tidak mengganggu arus lalu lintas.

“Harapannya pemerintah bisa menata pedagang ke lokasi yang lebih aman dan nyaman. Kami hanya ingin berjualan dengan tertib tanpa mengganggu pengguna jalan,” ujar salah seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya.

Selain untuk menciptakan ketertiban, penataan tersebut juga dinilai berpotensi menjadi sumber pendapatan daerah apabila dikelola secara terorganisir. Dengan penataan yang baik, masyarakat dapat berbelanja dengan nyaman tanpa menimbulkan kesemrawutan lalu lintas, khususnya di jalan protokol.

Dari pantauan di lapangan, aparat dari Polres Dairi turut berjaga dan mengatur arus kendaraan guna mengurangi kemacetan menjelang waktu berbuka puasa. Meski demikian, lonjakan pengunjung di sore hari membuat kepadatan kendaraan tetap sulit dihindari.

Penataan yang terencana dan kolaboratif antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta para pedagang diharapkan dapat menghadirkan suasana Ramadan yang tertib, aman, dan tetap semarak bagi seluruh masyarakat. (CN)