Berita Daerah

Pembangunan Cathlab RSUD Hadrianus Sinaga Dimulai, Wamenkes RI Letakkan Batu Pertama

56
×

Pembangunan Cathlab RSUD Hadrianus Sinaga Dimulai, Wamenkes RI Letakkan Batu Pertama

Sebarkan artikel ini

SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten Samosir terus memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat. Komitmen tersebut ditandai dengan dimulainya pembangunan gedung Catheterization Laboratory (Cathlab) di RSUD Hadrianus Sinaga melalui prosesi peletakan batu pertama yang dilakukan Wakil Menteri Kesehatan RI Benyamin Paulus Octavianus bersama Bupati Samosir Vandiko T. Gultom dan Direktur Dekonsentrasi Tugas Pembantuan dan Kerja Sama Kementerian Dalam Negeri Elfin Elyas, Rabu (22/7), di kompleks RSUD Hadrianus Sinaga.

Pembangunan Cathlab menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Samosir dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, khususnya penanganan penyakit jantung. Proyek tersebut didukung alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Kesehatan RI senilai lebih dari Rp1,49 miliar, hasil sinergi yang dibangun Pemerintah Kabupaten Samosir dengan pemerintah pusat.

Kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan ke Kabupaten Samosir juga dirangkaikan dengan kegiatan percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) di Sumatera Utara melalui penguatan implementasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Republik Indonesia, termasuk integrasi skrining TB dalam Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor kesehatan di Kabupaten Samosir. Menurutnya, pembangunan Cathlab merupakan kebutuhan yang telah lama dinantikan masyarakat sebagai pelengkap layanan kesehatan di daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Samosir, kami mengucapkan selamat datang di Negeri Indah Kepingan Surga, titik awal peradaban Batak. Kehadiran Bapak Wakil Menteri menjadi kehormatan sekaligus kebanggaan bagi kami. Bangunan Cathlab ini sudah lama kami nantikan karena menjadi kebutuhan penting untuk melengkapi pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Vandiko.

Ia menjelaskan, sebelum pembangunan Cathlab, RSUD Hadrianus Sinaga juga telah menerima bantuan pembangunan ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) dari Kementerian Kesehatan. Karena itu, Vandiko berharap dukungan pemerintah pusat dapat terus berlanjut melalui penyediaan peralatan PICU maupun peralatan Cathlab setelah pembangunan gedung selesai.

“Setelah gedung ini selesai, kami berharap Kementerian Kesehatan dapat membantu penyediaan peralatan Cathlab sehingga pelayanan jantung di Samosir benar-benar dapat berjalan maksimal,” katanya.

Vandiko menegaskan, Pemkab Samosir terus berkomitmen menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Komitmen tersebut dibuktikan dengan keberhasilan mempertahankan status Universal Health Coverage (UHC) selama tiga tahun berturut-turut, dengan cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan mencapai 99,8 persen dari total penduduk.

Menurutnya, penguatan layanan kesehatan sangat penting mengingat Samosir merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang setiap tahun dikunjungi sekitar 2,4 juta wisatawan. Untuk itu, ia juga mengusulkan pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), penambahan puskesmas di kawasan Tele sebagai pintu masuk Kabupaten Samosir, serta dukungan peralatan bagi Puskesmas Ambarita yang telah selesai direnovasi.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI Benyamin Paulus Octavianus menegaskan pembangunan Cathlab merupakan bagian dari keberlanjutan program pembangunan kesehatan nasional. Pemerintah, kata dia, terus memperkuat pembangunan rumah sakit, penanganan penyakit jantung, kanker, stroke, gagal ginjal, percepatan eliminasi Tuberkulosis, serta Program Cek Kesehatan Gratis sebagai upaya pencegahan penyakit.

“Program-program baik yang telah dirintis sebelumnya terus kami lanjutkan. Di era Presiden Prabowo, kami memperkuatnya dengan pemberantasan Tuberkulosis dan Program Cek Kesehatan Gratis agar masyarakat lebih sehat dan penyakit dapat dicegah sejak dini,” ujar Benyamin.

Ia juga menyampaikan kabar baik bahwa RSUD Hadrianus Sinaga termasuk dalam sekitar 400 rumah sakit daerah di Indonesia yang akan direnovasi oleh Kementerian Kesehatan.

“Rumah sakit ini sudah cukup tua dan membutuhkan peremajaan. RSUD Hadrianus Sinaga menjadi salah satu rumah sakit yang akan kami renovasi agar pelayanan kesehatan semakin baik,” katanya.

Benyamin menargetkan pembangunan gedung Cathlab selesai tahun ini sehingga dapat mulai beroperasi pada tahun depan. Dengan beroperasinya Cathlab, pasien penyakit jantung di Kabupaten Samosir diharapkan tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan medis.

Selain pembangunan fasilitas kesehatan, Benyamin juga menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan melalui pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang lebih efisien tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Di akhir kegiatan, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyerahkan ulos kepada Wakil Menteri Kesehatan RI Benyamin Paulus Octavianus beserta rombongan sebagai bentuk penghormatan dan penyambutan adat Batak. Prosesi mangulosi tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus doa agar Wakil Menteri Kesehatan senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan dalam menjalankan amanah meningkatkan pelayanan kesehatan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Samosir.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ny. Linda Octavianus Taroreh, Ketua Tim Kerja Tuberkulosis Triya Novita, Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Sunarto, Direktur Produksi dan Distribusi Alat Kesehatan Dede Mulyadi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Muhammad Faisal Hasrimy, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir Dina Hutapea, Kepala Dinas Kominfo Samosir Immanuel Sitanggang, Direktur RSUD Hadrianus Sinaga Iwan H. Sihaloho, jajaran pimpinan OPD, serta tamu undangan lainnya.(Ril)