Berita Daerah

Pelayanan Terpadu Pemkab Simalungun, Lansia Jadi Prioritas

72
×

Pelayanan Terpadu Pemkab Simalungun, Lansia Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun terus memperkuat komitmennya menghadirkan pelayanan publik yang mudah diakses masyarakat melalui Pelayanan Publik Terpadu di Nagori Manik Maraja, Kecamatan Sidamanik, Kamis (30/7/2026). Kegiatan tersebut ditinjau langsung oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, didampingi Ketua TP PKK Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, jajaran perangkat daerah, Forkopimca, serta tokoh masyarakat.

Pelayanan terpadu ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Ratusan warga memanfaatkan berbagai layanan gratis, mulai dari administrasi kependudukan, pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan, keluarga berencana, bantuan sosial hingga pasar murah yang digelar untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.

Selain pelayanan langsung, Pemkab Simalungun juga menyalurkan berbagai program pembangunan di Kecamatan Sidamanik. Di antaranya rekonstruksi sejumlah ruas jalan, rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan jalan usaha tani, revitalisasi Puskesmas Pembantu Manik Hataran, serta penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian guna meningkatkan produktivitas petani.

Dalam arahannya, Bupati Anton Achmad Saragih menegaskan bahwa pelayanan publik terpadu bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya nyata pemerintah agar masyarakat memperoleh pelayanan administrasi, kesehatan, dan layanan lainnya tanpa harus datang jauh ke kantor pemerintahan.

Bupati juga memberikan perhatian khusus kepada warga lanjut usia (lansia). Ia menyampaikan bahwa masyarakat berusia 85 tahun ke atas akan mendapat perhatian dan hadiah khusus dari Pemkab Simalungun. Saat meninjau lokasi, Bupati bahkan menemukan lansia yang belum menerima bantuan dan langsung menginstruksikan dinas terkait untuk segera melakukan pendataan serta menyalurkan bantuan kepada yang berhak.

Terkait pembangunan infrastruktur, Bupati meminta masyarakat bersabar karena pembangunan akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah. Menurutnya, luas wilayah Kabupaten Simalungun yang mencakup 386 nagori dan 17 kelurahan menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan pembangunan.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis berupa paket sembako, alat pertanian, alat kesehatan, kursi roda, santunan beasiswa, dan Jaminan Kematian (JKM). Melalui pelayanan terpadu ini, Pemkab Simalungun menegaskan komitmennya untuk terus mendekatkan pelayanan, mempercepat pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke pelosok nagori.(Ril)