Nasional

Panen Raya di Lapas, Kapolres Simalungun Beri Motivasi Warga Binaan

259
×

Panen Raya di Lapas, Kapolres Simalungun Beri Motivasi Warga Binaan

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – Panen raya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pematang Siantar menjadi momentum penuh makna, bukan sekadar memanen hasil pertanian, tetapi juga menumbuhkan harapan baru bagi warga binaan pemasyarakatan.

 

Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang turut hadir mengikuti Panen Raya Serentak yang digelar Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Kamis (15/1/2026). Di sela kegiatan, Kapolres menyempatkan diri menyapa langsung warga binaan yang menjadi tamping (tahanan pendamping) pada kegiatan pertanian, sekaligus memberikan motivasi agar pengalaman positif selama di lapas menjadi bekal saat kembali ke masyarakat.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan, kehadiran Kapolres merupakan bentuk dukungan moral dan kepedulian terhadap proses pembinaan warga binaan.

“Kapolres tidak hanya hadir sebagai tamu undangan, tetapi juga berdialog langsung dengan warga binaan. Beliau ingin menanamkan keyakinan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menata masa depan yang lebih baik,” ujar Verry.

Kegiatan Panen Raya Serentak dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB di Areal Lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Pertanian Lapas Kelas IIA Pematang Siantar, Jalan Asahan Km VII No. 08, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Menurut Verry, lahan pertanian lapas tersebut cukup luas dan produktif. Warga binaan dilibatkan secara aktif dalam pengelolaan pertanian sebagai bagian dari pembinaan kemandirian.

“Melalui kegiatan ini, warga binaan dibekali keterampilan bertani yang dapat mereka manfaatkan setelah selesai menjalani masa pidana,” jelasnya.

Panen raya ini dibuka secara virtual oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Jenderal Pol. (Purn.) Drs. Agus Andrianto dari Lapas Kelas I Cirebon, Jawa Barat, dan diikuti seluruh lapas di Indonesia melalui Zoom Meeting.

“Program ini bertujuan mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memberdayakan warga binaan melalui pemanfaatan lahan produktif dan pengembangan UMKM,” tambah Verry.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Pematang Siantar AKBP Sah Udur TM Sitinjak, perwakilan Dandim 0207/Simalungun, Danyonif 122 Tombak Sakti, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kejaksaan, BNN, Dinas Pertanian, Dinas Koperasi dan UMKM, Bulog, serta perwakilan Irian Supermarket sebagai mitra pemasaran hasil panen.

Yang menjadi perhatian utama adalah saat Kapolres Marganda Aritonang berdialog langsung dengan warga binaan tamping pertanian. Dengan sikap ramah dan humanis, Kapolres menyampaikan pesan motivasi agar mereka menjadikan masa pembinaan sebagai titik balik kehidupan.

“Kapolres berharap seluruh kegiatan positif di lapas ini menjadi bekal berharga, sehingga kelak mereka bisa kembali ke masyarakat dengan lebih siap, produktif, dan bermanfaat,” ujar Verry.

Dalam dialog tersebut, warga binaan menjelaskan bahwa hasil panen akan dipasarkan melalui Irian Supermarket. Menariknya, hasil penjualan tersebut akan disumbangkan kepada masyarakat korban bencana alam di Aceh dan Sumatera Utara.

Mendengar hal itu, Kapolres menyampaikan apresiasi tinggi. “Beliau menilai ini sebagai bukti nyata kepedulian sosial warga binaan. Meski sedang menjalani masa pidana, mereka tetap mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” kata Verry.

Kapolres juga menekankan bahwa keterampilan bertani merupakan modal penting bagi warga binaan setelah bebas nanti, baik untuk bertani di kampung halaman maupun membuka usaha pertanian mandiri.

“Beliau berpesan agar warga binaan tidak terpuruk dengan masa lalu. Jadikan pengalaman di lapas sebagai pelajaran dan titik balik untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” lanjut Verry.

Sekitar pukul 11.30 WIB, panen raya dilakukan secara simbolis. Kapolres bersama para tamu undangan turun langsung ke lahan pertanian dan memanen hasil bersama warga binaan. Suasana berlangsung akrab dan penuh kehangatan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan makan siang bersama tanpa sekat, mencerminkan pendekatan humanis dan kebersamaan antara aparat, tamu undangan, dan warga binaan.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.

Verry menegaskan, Polres Simalungun mendukung penuh program pemberdayaan warga binaan melalui sektor pertanian dan UMKM. Ia juga mengajak masyarakat untuk memberikan kesempatan kedua kepada mantan warga binaan.

“Hilangkan stigma negatif. Beri mereka ruang untuk berubah dan berkarya, karena mereka juga bagian dari masyarakat,” pungkasnya. (Ril)