Nasional

Mendagri Apresiasi Gubsu dan Bupati Tapteng Percepat Normalisasi Sungai Pascabencana

209
×

Mendagri Apresiasi Gubsu dan Bupati Tapteng Percepat Normalisasi Sungai Pascabencana

Sebarkan artikel ini

TUKKA – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu, SH, MH, mendampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, meninjau langsung lokasi terdampak bencana di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (24/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Mendagri mengapresiasi progres pemulihan yang dinilai berjalan cepat dan efektif. Hal itu terlihat dari telah berfungsinya jembatan sementara serta aktivitas alat berat yang digunakan untuk mempercepat normalisasi sungai dari material sedimentasi.

“Sungai yang tadinya penuh sedimen sehingga air tidak bisa mengalir, kini dibersihkan menggunakan alat berat. Sedimennya kemudian dimanfaatkan sebagai tanggul sementara. Jika terjadi banjir lagi, setidaknya tanggul ini dapat menahan luapan air,” ujar Tito Karnavian.

Mendagri juga menyaksikan langsung inovasi pemerintah daerah dalam memanfaatkan sedimentasi sungai sebagai tanggul darurat. Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi model penanganan banjir yang diterapkan di daerah terdampak bencana lain, seperti Provinsi Aceh dan Sumatera Barat.

“Daripada sedimentasi dibiarkan, lebih baik dimanfaatkan. Model seperti ini bisa kita terapkan tidak hanya di Sumatera Utara, tetapi juga di Aceh dan Sumatera Barat,” katanya.

Pada kesempatan itu, Tito Karnavian menyampaikan apresiasi khusus kepada Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution dan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu yang dinilai sigap dan responsif dalam mempercepat normalisasi sungai pascabencana.

Mendagri juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU), BPI Danantara, jajaran TNI-Polri, serta seluruh pihak terkait yang terlibat aktif dalam upaya pemulihan di Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Saya salut dengan ide ini. Aliran sungai kembali normal, air lancar, dan sedimennya justru dimanfaatkan sebagai tanggul,” ujarnya.

Selain penanganan infrastruktur sungai, Mendagri turut mengapresiasi percepatan pemulihan sektor pendidikan. Sejumlah sekolah yang terdampak bencana terus dibersihkan dan diperbaiki. Selama proses pemulihan, kegiatan belajar mengajar sementara dilaksanakan di tenda darurat yang disediakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Ia menegaskan komitmennya untuk mendorong percepatan pemulihan agar aktivitas pendidikan dapat kembali berjalan normal.

“Teman-teman TNI, para murid, relawan, semua bergotong royong. Terima kasih kepada seluruh relawan. Kita bergerak bersama agar sekolah-sekolah bisa kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar secepat mungkin,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menyampaikan terima kasih atas kehadiran langsung Mendagri yang juga selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera di Kelurahan Hutanabolon, salah satu wilayah yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Wali Kota Sibolga, Forkopimda Tapteng, perwakilan BNPB, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD Tapteng, serta sejumlah pihak terkait lainnya. (Pemkab Tapteng)