Nasional

Kapolres Simalungun Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Wujudkan Asta Cita Presiden RI Lewat Program Penanaman Jagung Serentak

59
×

Kapolres Simalungun Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Wujudkan Asta Cita Presiden RI Lewat Program Penanaman Jagung Serentak

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia melalui program ketahanan pangan di wilayah hukumnya. Bentuk dukungan tersebut diwujudkan dengan meninjau langsung areal kebun jagung pada program penanaman jagung serentak kuartal III tahun 2025, Selasa (12/8/2025) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kegiatan berlangsung di lahan milik Pemerintah Kabupaten Simalungun seluas 40 hektare, yang terletak di Jalan Wakaf Huta I, Nagori Purbasari X, Kecamatan Tapian Dolok. Program ini menjadi bagian dari strategi penguatan keamanan dan ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Simalungun, sekaligus wujud kontribusi nyata terhadap visi besar Presiden RI.

“Program ketahanan pangan ini adalah implementasi langsung dari Asta Cita Presiden, yang menempatkan kedaulatan pangan sebagai fondasi ketahanan nasional,” ujar AKBP Marganda Aritonang saat ditemui pada Selasa malam. “Polres Simalungun berkomitmen penuh mendukung agenda besar bangsa melalui tindakan konkret di lapangan,” tegasnya.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolres didampingi Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Herison Manulang, S.H., Kapolsek Serbalawan IPTU Gunawan Sembiring, S.H., serta sejumlah kelompok tani yang diberdayakan. Kehadiran pimpinan kepolisian di tengah kegiatan mempertegas keseriusan Polres Simalungun dalam mengawal program strategis nasional.

 

“Kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra pembangunan yang mendukung penuh program pemerintah pusat,” kata AKP Herison Manulang. “Keterlibatan langsung Polri dalam program ketahanan pangan adalah bukti nyata kepedulian kepada masyarakat,” tambahnya.

 

Program penanaman jagung serentak ini telah dimulai sejak 9 Juli 2025 dan merupakan hasil kolaborasi antara Polres Simalungun, Forkopimda, dan kelompok tani setempat. Kapolsek Serbalawan IPTU Gunawan Sembiring menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program.

 

“Kegiatan ini membuktikan bahwa Polres Simalungun tidak hanya fokus pada tugas-tugas kepolisian konvensional, tetapi juga ikut berperan aktif dalam pembangunan ekonomi dan ketahanan pangan,” ujarnya. “Ini adalah pengamanan kamtibmas yang bersifat komprehensif.”

 

Lahan 40 hektare yang digunakan dikelola secara langsung oleh kelompok tani binaan, sehingga mencerminkan pembangunan partisipatif yang melibatkan masyarakat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Pendekatan ini selaras dengan semangat Asta Cita, yang menempatkan rakyat sebagai subjek utama pembangunan.

 

“Pemberdayaan kelompok tani adalah wujud nyata Asta Cita yang menekankan kesejahteraan rakyat melalui program berkelanjutan,” kata Kapolres Marganda Aritonang. “Kami memastikan setiap tahapan berjalan optimal, dengan pengawalan keamanan yang memadai.”

Hasil peninjauan menunjukkan perkembangan positif. Jagung yang ditanam sebulan lalu tumbuh subur dan sehat, menjadi indikator keberhasilan program. Polres Simalungun pun bertekad menjadikan program ini sebagai model implementasi Asta Cita di daerah, di mana kepolisian tidak hanya menegakkan hukum tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan.

Dengan komitmen kuat dari jajaran Polres Simalungun, program ketahanan pangan ini diharapkan dapat berkontribusi signifikan terhadap target swasembada pangan nasional sebagaimana diamanatkan Asta Cita Presiden RI, sekaligus memperkokoh situasi kamtibmas di wilayah Simalungun.(Ril)