Berita Daerah

Jalan Kabupaten Putus Akibat Longsor, Bupati Minta Masyarakat Waspada

84
×

Jalan Kabupaten Putus Akibat Longsor, Bupati Minta Masyarakat Waspada

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – Ruas jalan penghubung Nagori Marubun Lokkung dengan Tinggi Raja di Kecamatan Silou Kahean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, terputus total akibat longsor. Peristiwa ini terjadi setelah wilayah tersebut dilanda hujan deras dengan intensitas tinggi selama dua hari berturut-turut, yakni pada 26–27 November 2025.

Lokasi longsor berada di Dusun (Huta) Pulo Raya, Nagori Marubun Lokkung, Kecamatan Dolok Silou, sehingga aktivitas masyarakat terganggu akibat terputusnya akses jalan.

Pada Sabtu (13/12/2025), Bupati Simalungun, Dr H Anton Ahmad Saragih, meninjau langsung lokasi longsor. Bupati didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Simalungun, Resman Saragih, dan Plt Kepala Dinas Perhubungan, Mudahalam Purba. Kunjungan ini disambut hangat oleh Camat Dolok Silou, Agusti Ginting, serta warga setempat.

Agusti Ginting menjelaskan, ruas jalan yang putus merupakan jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Dolok Silou dan Kecamatan Silou Kahean. “Putusnya jalan ini akibat curah hujan tinggi pada 26–27 November lalu. Jalan ini merupakan akses utama bagi masyarakat, sehingga saat ini terputus total,” jelasnya.

Diketahui, panjang ruas jalan yang terdampak longsor mencapai 5–6 meter. Sebagai langkah sementara, masyarakat bersama Penghulu Nagori Marubun Lokkung, Riswandi Purba, bergotong royong membuat jembatan kayu untuk melintasi lokasi terdampak.

Setelah mendengar penjelasan dari Camat, Bupati segera meninjau lokasi jalan putus. Ia menekankan kepada Kalak BPBD untuk segera mengambil langkah penanganan dan perbaikan agar transportasi masyarakat kembali lancar.

Bupati juga menghimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintasi lokasi terdampak. “Saya menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada saat melintas jalan ini,” tegas Bupati.

Selain itu, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Pangulu dan masyarakat yang telah bergotong royong membuat jembatan sementara sebagai solusi darurat.(Ril)