Internasional

Indonesia–Yordania Pererat Persahabatan Lewat Jamuan Kenegaraan dan Pertemuan Akrab

196
×

Indonesia–Yordania Pererat Persahabatan Lewat Jamuan Kenegaraan dan Pertemuan Akrab

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Indonesia dan Yordania kembali menegaskan kedekatan hubungan strategis melalui rangkaian agenda kenegaraan yang berlangsung hangat di Jakarta pada 14–15 November 2025. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al Hussein, tampil menunjukkan persahabatan kuat yang telah terjalin lebih dari tujuh dekade.

Pada Jumat malam, 14 November 2025, Presiden Prabowo menjamu Raja Abdullah II dalam jamuan santap malam kenegaraan di Istana Negara Jakarta. Dalam suasana megah dan penuh kehormatan, Presiden Prabowo menyampaikan kebahagiaan atas kehadiran Raja Abdullah II di Indonesia, sekaligus menekankan bahwa Yordania merupakan mitra penting dalam upaya perdamaian global dan sahabat dekat Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina.

“Anggaplah kami lebih dari sekadar mitra, kita memiliki ikatan persaudaraan dan persahabatan yang kuat. Dan saya pikir ikatan ini harus tetap lestari di masa depan,” ujar Presiden Prabowo.

Raja Abdullah II membalas dengan apresiasi mendalam, menegaskan bahwa Indonesia memiliki peran besar di dunia Islam, terutama dalam situasi global yang penuh tantangan. Ia menambahkan bahwa kunjungannya bukan sekadar agenda diplomatik, tetapi sebagai saudara yang ingin mempererat kembali ikatan historis kedua bangsa.

“Inilah yang dilakukan saudara terhadap satu sama lain, dan hal ini tidak berubah,” ungkap Raja Abdullah II.

Keesokan harinya, Sabtu 15 November 2025, keakraban kedua pemimpin kembali terlihat saat Presiden Prabowo menyambangi Raja Abdullah II untuk sarapan bersama di hotel tempat Raja bermalam. Dalam pertemuan tertutup itu hadir Mensesneg Prasetyo Hadi, Menlu Sugiono, dan Seskab Teddy Indra Wijaya.

Menurut Seskab Teddy, suasana pertemuan menyerupai reuni dua sahabat lama. Keduanya kembali menegaskan komitmen strategis dalam berbagai bidang, termasuk isu kemanusiaan dan stabilitas kawasan.

Rangkaian agenda kenegaraan ini mempertegas komitmen Indonesia dan Yordania untuk terus memperkuat persahabatan, solidaritas internasional, serta kerja sama bilateral yang berlandaskan nilai persaudaraan dan visi bersama bagi perdamaian dunia.

(BPMI Setpres)