TAPANULI UTARA – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan terus mematangkan transformasi digital dalam tata kelola kearsipan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Input Data Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN).

Memasuki hari kedua pelaksanaan, Kamis (10/9/2026), kegiatan yang berlangsung di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara tersebut difokuskan pada peningkatan keterampilan teknis aparatur sipil negara (ASN) dalam pengelolaan dan input data kearsipan secara digital.
Bimtek yang berlangsung sejak Rabu (9/9/2026) itu dibuka langsung oleh Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius T.P. Hutabarat, S.Si., M.Si. Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pembenahan kearsipan merupakan salah satu fondasi penting dalam memperkuat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Pengelolaan kearsipan memiliki peran strategis dalam mendukung tata kelola pemerintahan, transformasi digital, dan SPBE. Kita tidak hanya sedang membenahi dokumen, tetapi kita sedang membangun kapasitas dan profesionalitas pelayan publik di Tapanuli Utara,” tegas Bupati JTP.
Menurutnya, dokumen hukum, aset daerah, serta rekam jejak pembangunan perlu diselamatkan dan dikelola dalam platform digital. Selain memudahkan akses dan integrasi data secara nasional, langkah tersebut juga penting untuk meminimalkan risiko kehilangan maupun kerusakan dokumen secara fisik.
Pada hari kedua, Bimtek diikuti 50 perwakilan dari organisasi perangkat daerah (OPD). Jumlah tersebut melengkapi keseluruhan 100 peserta yang berasal dari 25 perangkat daerah, 15 kecamatan, serta UPTD Puskesmas se-Kabupaten Tapanuli Utara yang mengikuti rangkaian kegiatan selama dua hari.
Dua mantan Bupati Tapanuli Utara, yakni Dr. R. E. Nainggolan, Bupati periode 1999–2004, dan Dr. Nikson Nababan, M.Si., Bupati periode 2014–2024, turut memberikan apresiasi. Keduanya mengikuti kegiatan secara virtual melalui Zoom sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pendokumentasian sejarah dan kebijakan kepemimpinan daerah.
Kepala BKPSDM Kabupaten Tapanuli Utara, Jenri Simanjuntak, mengatakan pelaksanaan Bimtek tersebut berlandaskan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan dan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE.
“Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah memenuhi kewajiban pengelolaan arsip yang modern dan akuntabel, mewujudkan integrasi data yang valid dan transparan, serta mengasah keterampilan teknis ASN dalam mengoperasikan aplikasi SIKN dan penyiapan dokumen sumber,” ujar Jenri.
Pelatihan menghadirkan Arsiparis Ahli Madya dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Dr. Rudi Andri Syahputra, S.S., M.A., sebagai narasumber utama. Para peserta mendapatkan pendampingan mengenai kebijakan kearsipan nasional, teknis penyiapan data, hingga praktik penggunaan aplikasi SIKN.
Turut hadir Kepala Dinas Perpustakaan Marco Panggabean, Kepala Dinas Kominfo Donna Situmeang, Kepala Bidang Pengelolaan Kearsipan Neny Angelina, para asisten dan staf ahli, serta pimpinan perangkat daerah dan camat se-Kabupaten Tapanuli Utara.(Torop Pers)





