Nasional

Hadiri Ladies Program di Surabaya, Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi Bersama Ketua TP PKK kota se-Indonesia 

64
×

Hadiri Ladies Program di Surabaya, Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi Bersama Ketua TP PKK kota se-Indonesia 

Sebarkan artikel ini

PEMATANGSIANTAR – Ladies Program menjadi satu di antara rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang digelar di Surabaya, Kamis (08/05/2025). Dengan tema ‘Dari Perempuan untuk Negeri, Ladies Program diikuti Ketua TP PKK dari berbagai kota se-Indonesia, termasuk Kota Pematangsiantar,

Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi mengatakan, Ladies Program yang digelar di Grand City Mall & Convex Kota Surabaya, bukan sekadar pertemuan biasa, tetapi agar setiap daerah membangun kolaborasi untuk memberdayakan perempuan dalam mendukung program dan visi misi pemerintah kota.

Ladies Program dalam Munas APEKSI merupakan bagian penting yang dirancang untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat jejaring antar-TP PKK se-Indonesia serta membuka ruang diskusi strategis mengenai peran perempuan dan keluarga dalam pembangunan kota.

Ny Liswati menyampaikan apresiasi atas program tersebut, yang menurutnya memberi ruang nyata bagi para Ketua TP PKK untuk bertukar pengalaman, membangun kerjasama lintas daerah, dan menyerap inovasi yang bisa dibawa pulang ke daerah masing-masing.

Kegiatan Ladies Program, katanya, sangat bermanfaat.

“Kami para Ketua TP PKK dapat berdiskusi langsung, saling berbagi program unggulan, dan memperkuat peran perempuan dalam mendukung pembangunan di kota masing-masing. Ini menjadi wadah inspiratif bagi kami untuk membawa pulang ide-ide baru yang bisa diimplementasikan di Pematangsiantar untuk mewujudkan kota yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,” terang Ny Liswati.

Lebih lanjut Ny Liswati menekankan pentingnya kolaborasi lintas kota dalam menghadapi tantangan sosial ekonomi yang semakin kompleks.

Untuk itu TP PKK di setiap daerah harus  memiliki potensi besar untuk  menjangkau masyarakat paling dasar, agar   sinergi antarwilayah dapat mempercepat pencapaian program prioritas nasional di tingkat kota. (Tp/rel)