Nasional

Forkopimda Simalungun Mediasi Konflik Warga Sihaporas dan PT TPL, Kapolres Tegaskan Netralitas Polisi

413
×

Forkopimda Simalungun Mediasi Konflik Warga Sihaporas dan PT TPL, Kapolres Tegaskan Netralitas Polisi

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., mengunjungi masyarakat Sihaporas di Dusun Aek Batu, Nagori Sihaporas, Kecamatan Pematang Sidamanik, Jumat (26/9/2025). Dalam kunjungan silaturahmi tersebut, Kapolres menegaskan imbauan kepada kedua belah pihak, baik masyarakat maupun pihak PT Toba Pulp Lestari (TPL) Tbk, agar menjaga situasi tetap aman dan kondusif pasca bentrokan yang sempat terjadi.

“Imbauan kami kepada PT TPL dan masyarakat Lamtoras, mari sama-sama menjaga diri agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan yang bisa memicu tindak pidana baru,” ujar Kapolres Marganda.

 

Kunjungan berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB dan dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Simalungun, di antaranya Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga dan Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana. Mereka disambut Camat Pematang Sidamanik Manganjur Lumbangaol, S.E., serta tokoh adat Mangitua Ambarita. Pertemuan digelar di rumah Masta Br Hutabarat untuk mendengarkan aspirasi masyarakat.

Kapolres menegaskan sikap netral kepolisian dalam penanganan kasus. “Polres Simalungun bersikap netral. Semua laporan polisi yang sudah diterima sedang diproses sesuai prosedur hukum,” tegasnya.

 

Wakil Bupati Benny Gusman menambahkan, pemerintah daerah bersama Polres dan Kodim akan berupaya mencari solusi terbaik. “Kami berkomitmen mencari win-win solution agar permasalahan dapat diselesaikan dengan baik,” katanya.

 

Tokoh adat Mangitua Ambarita mengapresiasi kunjungan ini, namun juga menyuarakan keluhan warga. Menurutnya, masyarakat tidak bisa beraktivitas bertani karena akses jalan menuju ladang diputus PT TPL, bahkan sejumlah tanaman warga ikut ditebang.

Rombongan Forkopimda kemudian meninjau langsung lokasi jalan yang diputus dan lahan pertanian warga yang berada di konsesi PT TPL. Meski kegiatan bakti sosial berupa pembagian sembako ditolak warga sebagai bentuk solidaritas, situasi tetap berjalan kondusif hingga acara berakhir pukul 12.00 WIB.

Sebagai langkah lanjutan, Polres Simalungun mengintensifkan patroli di lokasi sengketa. Polsek Sidamanik ditetapkan siaga, sementara satu SSK Brimob Polda Sumut disiagakan di Polsek Parapat untuk antisipasi kontinjensi.

Kunjungan Kapolres bersama Forkopimda ini menunjukkan komitmen pemerintah dan kepolisian menjaga stabilitas keamanan melalui pendekatan persuasif, profesional, dan mengedepankan kemanusiaan.(Ril/741T)