Berita Daerah

Bupati Taput Buka Jambore PKK 2026, Dorong SAITAPAIAS dan Kemandirian Ekonomi Desa

99
×

Bupati Taput Buka Jambore PKK 2026, Dorong SAITAPAIAS dan Kemandirian Ekonomi Desa

Sebarkan artikel ini

TAPANULI UTARA – Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., resmi membuka Jambore Kader PKK Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2026 di Jetun, Silangit, Kecamatan Siborongborong, Kamis (12/2/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 12–13 Februari 2026, tersebut diikuti Ketua dan Kader TP PKK tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa se-Tapanuli Utara.

Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh peserta untuk senantiasa bersyukur atas kesehatan dan kesempatan untuk berkumpul dalam suasana kebersamaan.

“Kita patut mengucap syukur karena hari ini kita masih diberi kesehatan dan dapat berkumpul bersama. Kebersamaan ini harus menjadi kekuatan kita, terlebih di tengah kondisi sejumlah daerah yang masih dilanda bencana,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, jambore kader PKK menjadi momentum strategis untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan koordinasi lintas tingkatan.

“Saya yakin kegiatan ini akan berdampak positif dalam mempererat hubungan antar-kecamatan dan desa, sehingga koordinasi program pembangunan semakin baik dan terarah,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menitipkan Program SAITAPAIAS agar terus digelorakan oleh seluruh kader PKK sebagai gerakan nyata dalam mewujudkan kebersihan dan penataan lingkungan desa. Selain itu, ia juga mendorong dukungan terhadap Program MBG serta memastikan kebutuhan SPPG dapat dipenuhi dari potensi desa dan kecamatan di wilayah Tapanuli Utara.

“Kita harus memberdayakan potensi lokal. Kebutuhan program harus disediakan dari desa dan kecamatan kita sendiri, bukan dari luar daerah. Inilah bentuk nyata penguatan ekonomi desa,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, menyampaikan apresiasi atas semangat dan komitmen para kader yang hadir dari seluruh kecamatan dan desa.

“Kaum ibu adalah kekuatan besar yang memengaruhi maju mundurnya Kabupaten Tapanuli Utara. Karena itu, kita harus satu persepsi dan satu semangat dalam menjalankan sepuluh program pokok PKK,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya implementasi hasil Rakernas X PKK, penguatan kapasitas kader melalui edukasi kepribadian dan public speaking, serta ketertiban administrasi sebagai fondasi utama organisasi.

“Tertib administrasi adalah kunci keberhasilan PKK. Prestasi kita yang masuk enam kabupaten terbaik di Sumatera Utara tahun 2025 adalah hasil kerja sama dan dedikasi kita bersama,” ujarnya.

Melalui Jambore PKK 2026 ini, diharapkan sinergi antar-kader semakin kuat dalam mendukung program pembangunan daerah serta mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Tapanuli Utara.(Torop Pers)