Berita Daerah

Bupati Simalungun Resmikan Rumah Tahfiz Al-Qur’an

77
×

Bupati Simalungun Resmikan Rumah Tahfiz Al-Qur’an

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, bersama Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga dan jajaran Forkopimda menghadiri Haul ke-17 Tuan Guru Batak (TGB) Syekh Abdurrahman Rajagukguk QS sekaligus peresmian Rumah Peradaban Tahfiz Qur’an Haji Dr. Sugiat Santoso di Pondok Persulukan Serambi Babussalam, Desa Jawa Tongah, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan bertema “Mempertajam Rohani, Menumbuhkan Empati Kemanusiaan” ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan ulama, memperkuat nilai-nilai spiritual, serta menumbuhkan kepedulian sosial dan persaudaraan di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Anton Achmad Saragih menyampaikan terima kasih kepada Tuan Guru Batak Syekh Dr. Ahmad Sabban elRahmaniy Rajagukguk, MA, beserta keluarga besar Pondok Persulukan Serambi Babussalam atas undangan dan terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Simalungun, kami mengucapkan terima kasih karena telah diundang dalam acara Haul ke-17 Tuan Guru Batak. Puji syukur kita dapat hadir dalam keadaan sehat walafiat. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Kami juga mengucapkan selamat atas peresmian Rumah Peradaban Tahfiz Qur’an Haji Dr. Sugiat Santoso,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, peringatan haul bukan sekadar tradisi mengenang wafatnya seorang tokoh agama, tetapi juga menjadi kesempatan untuk meneladani ilmu, akhlak mulia, dan perjuangan almarhum dalam membimbing umat serta menyebarkan kebaikan.

“Semoga seluruh amal ibadah almarhum Tuan Guru Batak Syekh Abdurrahman Rajagukguk QS diterima oleh Allah SWT dan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” ungkapnya.

Terkait peresmian Rumah Peradaban Tahfiz Qur’an, Bupati menyampaikan apresiasi karena lembaga tersebut diharapkan menjadi sarana pembinaan generasi muda agar tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

“Dari tempat yang sederhana ini, kita berharap akan lahir para hafiz dan hafizah yang menjadi benteng moral bangsa, membawa keberkahan, serta menjaga generasi muda dari berbagai pengaruh negatif zaman,” pesannya.

Bupati juga mengajak pengurus, pembina, ustaz dan ustazah, serta para orang tua untuk bersinergi membimbing anak-anak agar istiqamah bersama Al-Qur’an. Menurutnya, keberadaan rumah tahfiz merupakan bagian penting dalam pendidikan keagamaan, pembentukan karakter, dan penguatan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, H. Dr. Sugiat Santoso, SE., MSP, berharap Rumah Peradaban Tahfiz Qur’an yang telah diresmikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan terus berkembang sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Saya berharap gedung yang telah diresmikan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan terus berkembang sehingga memberikan manfaat nyata, luas, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.

Sugiat juga menyoroti tema kegiatan yang mengajak masyarakat memperkuat keimanan dan meningkatkan empati kemanusiaan. Ia mengingatkan bahwa berbagai ujian yang dihadapi bangsa, termasuk bencana alam dan tantangan lainnya, menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial serta persatuan.

Pada kesempatan yang sama, Tuan Guru Batak Syekh Dr. Ahmad Sabban elRahmaniy Rajagukguk, MA, menyampaikan terima kasih kepada seluruh undangan dan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia mengisahkan perjalanan Pondok Persulukan Serambi Babussalam yang bermula dari tempat sederhana, kemudian berkembang menjadi tempat yang dikunjungi berbagai kalangan, mulai dari tokoh agama, pejabat pemerintahan, unsur TNI-Polri, hingga tokoh masyarakat dari berbagai daerah.

Ia berharap keberadaan persulukan, masjid, dan Rumah Peradaban Tahfiz Qur’an terus memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi pusat penguatan kehidupan keagamaan dan kerukunan antarumat beragama di Simalungun dan sekitarnya.

“Mari kita terus saling menghormati, menjaga persaudaraan, dan memelihara keharmonisan di tengah keberagaman bangsa Indonesia yang menjadi kekuatan kita bersama,” ajaknya.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Pematangsiantar, Herlina, jajaran Forkopimda Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar, anggota DPRD Sumatera Utara dan Kabupaten Simalungun, jajaran Pemerintah Kabupaten Simalungun, para camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Melalui peringatan Haul ke-17 Tuan Guru Batak dan peresmian Rumah Peradaban Tahfiz Qur’an Haji Dr. Sugiat Santoso, diharapkan sinergi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat semakin kuat dalam membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, memperkokoh persatuan, serta mewujudkan kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera. (Ril)