SIMALUNGUN – Komitmen untuk membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, bebas dari korupsi, serta melayani masyarakat dengan profesional terus digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah mendukung penuh pembangunan Zona Integritas di lingkungan Polres Simalungun menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Dalam pernyataan resminya melalui video yang direkam di Pematang Raya, Minggu (20/07/2025) sekitar pukul 13.00 WIB, Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih, S.E., M.M. menyampaikan pentingnya keterlibatan seluruh lapisan masyarakat serta para pemangku kepentingan dalam mendukung program ini.
> “Dukungan seluruh lapisan masyarakat dan stakeholder sangat krusial dalam mewujudkan pembangunan Zona Integritas di lingkungan Polres Simalungun. WBK dan WBBM adalah predikat bergengsi yang menandakan keberhasilan unit kerja dalam menerapkan reformasi birokrasi menuju pemerintahan yang bersih dan melayani,” ujar Bupati Saragih tegas.
Ia menjelaskan, WBK merupakan tahapan awal yang harus diraih oleh satuan kerja sebelum melanjutkan ke predikat WBBM yang lebih tinggi. Keduanya menjadi indikator kuat bahwa pelayanan publik telah bertransformasi menuju sistem yang transparan, akuntabel, dan bebas dari penyimpangan.
Senada dengan itu, Kabag Ren Polres Simalungun AKP Tugono, SH saat dikonfirmasi pada hari yang sama pukul 16.20 WIB, menegaskan bahwa Polres Simalungun berkomitmen menjalankan seluruh kegiatan dengan profesionalisme tinggi sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan Zona Integritas.
> “Polri hadir untuk masyarakat. Kami akan terus menjalankan tugas pengamanan kamtibmas secara profesional di wilayah hukum Polres Simalungun. Ini bagian dari kontribusi kami dalam menciptakan pemerintahan yang bersih,” ujar AKP Tugono dengan semangat.
Upaya Polres Simalungun dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pun dinilai telah menunjukkan hasil positif. Berbagai program preventif dan represif terus digencarkan, menciptakan kondisi yang kondusif bagi pembangunan daerah.
Program Zona Integritas yang sedang digalakkan merupakan bagian integral dari agenda reformasi birokrasi nasional, bertujuan untuk menghadirkan pemerintahan yang bersih dan terpercaya. Inisiatif ini tidak hanya menyasar institusi kepolisian dan pemerintahan daerah, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan dan evaluasi kinerja aparat.
Pemerintah Kabupaten Simalungun dan Polres Simalungun bertekad menjadikan sinergi ini sebagai model percontohan nasional, di mana integritas dan pelayanan menjadi wajah utama birokrasi di daerah.
Langkah-langkah konkret yang akan dijalankan meliputi:
Peningkatan transparansi dalam pelayanan publik
Penguatan sistem pengawasan internal Pemberdayaan masyarakat dalam pengawasan pemerintahan
Dengan sinergi yang kuat dan komitmen bersama, pencapaian WBK dan WBBM di Simalungun bukan hanya sekadar target administratif, tetapi menjadi simbol perubahan nyata dalam budaya kerja pemerintahan dan kepolisian.
Masyarakat pun menyambut baik inisiatif ini, dengan harapan bahwa pembangunan Zona Integritas dapat memberi dampak langsung berupa peningkatan kualitas layanan publik dan terciptanya kepercayaan yang lebih besar terhadap institusi negara.
Simalungun Hebat, Bersih, dan Melayani bukan lagi sekadar slogan, tetapi cita-cita bersama yang kini mulai diwujudkan secara nyata di Bumi Habonaron do Bona.(Ril)





