SAMOSIR – Bupati Samosir Vandiko T. Gultom didampingi Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, mengunjungi Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI KOMDIGI). Kehadiran Bupati Samosir diterima langsung oleh Direktur Utama BAKTI Ibu Fadhilah Mathar didampingi Plt. Direktur Infrastruktur Bapak Darien Aldiano diruang kerjanya, di Centennial Tower Jakarta, 19/5.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Samosir memaparkan berbagai usulan penanganan blankspot dan sinyal tidak stabil di wilayah Kabupaten Samosir. Usulan tersebut meliputi penanganan lokasi blankspot maupun sinyal tidak stabil sejumlah 15 titik.
Bupati Samosir menyampaikan, bahwa penanganan ini sangat diperlukan mengingat Kabupaten Samosir merupakan kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) Danau Toba dan banyak dikunjungi wisatawan di negeri maupun mancanegara. “Sebagai kawasan strategis pariwisata nasional, Kabupaten Samosir banyak dikunjungi para wisatawan, tahun lalu jumlah kunjungan wisata mencapai angka sekitar 2,4 juta yang sangat memerlukan jangkauan sinyal telekomunikasi yang bagus. Oleh karena itu kami berharap dukungan dari pemerintah pusat khususnya BAKTI Komdigi dalam penanganan blankspot dan sinyal tidak stabil di Kabupaten Samosir,” ujar Vandiko.
Ibu Direktur Utama BAKTI Komdigi, Fadhilah Mathar mengapresiasi atas usulan tersebut. Secara prinsip, beliau menerima dengan baik usulan Pemkab Samosir dan mendukung rencana penanganan blankspot dan sinyal tidak stabil yang dikirimkan. Dirut meminta agar tim teknis Pemkab Samosir langsung berkomunikasi dengan tim teknis BAKTI Komdigi untuk penanganannya.
“Usulan yang disampaikan kami terima dan tim teknis Pemkab Samosir agar berkomunikasi dengan tim teknis BAKTI Komdigi untuk proses lebih lanjut. Kami siap mendukung penanganan blankspot ini secepatnya, apalagi Kabupaten Samosir sering mengadakan acara berskala nasional dan internasional,” ungkap Dirut.
Pertemuan ini menjadi langkah konkret Pemkab Samosir dalam memperkuat koordinasi dan sinergi dengan pemerintah pusat.(Ril)





