Nasional

Bupati Samosir Dukung Pembangunan Monumen Toga Gultom

80
×

Bupati Samosir Dukung Pembangunan Monumen Toga Gultom

Sebarkan artikel ini

SAMOSIR – Pembangunan Monumen Toga Gultom di Desa Huta Hotang, Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir, mulai diwujudkan. Pembangunan ditandai dengan pematokan pondasi oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Ketua Parsadaan Toga Gultom Samosir (PTGS) Padot M. Gultom, Jumat (25/9/2026).

Pematokan pondasi tersebut menjadi tanda dimulainya kembali pembangunan monumen yang diharapkan tidak hanya menjadi bangunan fisik, tetapi juga simbol sejarah, identitas, persatuan dan kebersamaan seluruh pomparan Toga Gultom yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.

Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Sejumlah tokoh agama, panitia pembangunan, penasihat dan pengurus DPP PGTS serta masyarakat turut hadir menyaksikan dimulainya pembangunan monumen tersebut.

Turut hadir Sekdakab Samosir Marudut Tua Sitinjak, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Tumiur Gultom, Sekretaris Dinas Kominfo Agustianto Sitinjak, Camat Onan Runggu serta sejumlah pimpinan OPD Pemkab Samosir.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan apresiasi dan menyambut baik pembangunan Monumen Toga Gultom. Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan kerinduan yang telah lama dinantikan dan diharapkan dapat terealisasi dengan baik.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Samosir, saya menyambut baik dan mengapresiasi pembangunan Monumen Toga Gultom. Dengan doa yang digelar hari ini sebagai tanda dilanjutkannya pembangunan, kita berharap kerinduan untuk melihat tugu ini berdiri dapat segera terealisasi dengan baik,” ujar Vandiko.

Vandiko juga menegaskan Pemkab Samosir siap memberikan dukungan terhadap penataan kawasan monumen, termasuk pematangan lahan dan pembangunan akses jalan yang diperlukan.

“Kami siap mensupport untuk pematangan lahan dan jalan, namun serah terima aset harus jelas,” katanya.

Ia menjelaskan, kejelasan status dan proses serah terima aset menjadi hal penting agar dukungan pemerintah dalam penataan kawasan dapat dilakukan secara tertib dan sesuai ketentuan.

Vandiko berharap pembangunan monumen berjalan lancar dan nantinya menjadi bagian dari kawasan yang tertata dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan seluruh pomparan Toga Gultom yang berkunjung.

Sementara itu, Ketua PTGS Padot M. Gultom mengatakan pembangunan Monumen Toga Gultom memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar pembangunan fisik.

“Pembangunan monumen ini bukan sekadar membangun sebuah bangunan atau monumen. Ini merupakan simbol sejarah, identitas, persatuan dan kebersamaan seluruh pomparan Toga Gultom yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia maupun di seluruh dunia,” ujarnya.

Padot berharap keberadaan monumen tersebut menjadi pengingat bagi generasi penerus mengenai sejarah dan asal-usul leluhur sekaligus mempererat tali persaudaraan seluruh pomparan Toga Gultom.

Ia menargetkan pembangunan Monumen Toga Gultom rampung pada Maret 2027 dan peresmiannya dilaksanakan pada April 2027.

“Target kita bersama adalah pembangunan dapat diselesaikan pada bulan Maret 2027 dan peresmiannya April 2027. Pembangunan monumen ini menjadi lambang persatuan, kebanggaan dan warisan bagi generasi mendatang,” katanya.

Untuk mewujudkan target tersebut, Padot mengajak seluruh pomparan Toga Gultom berpartisipasi melalui semangat gotong royong dan dukungan sesuai kemampuan masing-masing.

“Kami mengajak seluruh pomparan Toga Gultom untuk mengambil bagian melalui donasi sesuai kemampuan masing-masing,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan monumen merupakan bentuk kasih kepada leluhur sekaligus warisan bagi generasi mendatang.

“Pembangunan ini merupakan kasih kepada leluhur dan warisan kepada generasi mendatang. Sebagai tanda nyata Toga Gultom mampu bersyukur dan memberikan warisan yang bermakna. Apa yang kita berikan hari ini akan dikenang anak cucu kita,” pungkasnya.

Pematokan pondasi tersebut menjadi langkah awal untuk mewujudkan Monumen Toga Gultom sebagai penanda sejarah sekaligus simbol persatuan, kebanggaan dan ikatan persaudaraan pomparan Toga Gultom dari generasi ke generasi.(Ril)