Berita Daerah

Wakil Wali Kota Herlina Pimpin Upacara Hari Santri Nasional di Ponpes Mahabbaturrosul SAW

283
×

Wakil Wali Kota Herlina Pimpin Upacara Hari Santri Nasional di Ponpes Mahabbaturrosul SAW

Sebarkan artikel ini

POROSTIMES, PEMATANGSIANTAR – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, SH, MKn diwakili Wakil Wali Kota Herlina bertindak sebagai inspektur upacara pada Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-XI Tahun 2025, yang digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Mahabbaturrosul SAW, Kelurahan Simarimbun, Kecamatan Siantar Marimbun, Rabu (22/10/2025) pagi.

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti para santri serta guru, siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pematangsiantar, tokoh masyarakat, dan jajaran Forkopimda Kota Pematangsiantar.

Turut hadir Dandenpom 1/I Pematangsiantar Letkol CPM Haru Prabowo; perwakilan Danrem 022/PT Kapten Kav Edy Susanto; perwakilan Dandim 0207/Simalungun Kapten Inf Sugihartono; perwakilan Kapolres Pematangsiantar AKP Juni; perwakilan Danyonif 122/Tombak Sakti Kapten Inf Gatot Hanarto; Ketua MUI Kota Pematangsiantar Drs. HM Ali Lubis; Pimpinan Yayasan Ponpes Mahabbaturrosul SAW, Al Ustadz Muhammad Sya’ban BM, SH, MH; serta sejumlah pimpinan OPD Pemko Pematangsiantar.

Dalam amanatnya, Wakil Wali Kota Herlina membacakan sambutan Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA, yang menekankan bahwa Hari Santri merupakan momentum penting untuk mengenang jasa para ulama dan santri dalam perjuangan kemerdekaan bangsa.

“Penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri merujuk pada tercetusnya Resolusi Jihad yang menyerukan perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Nikmat kemerdekaan yang kita rasakan saat ini tidak terlepas dari perjuangan para syuhada dan ulama yang berjuang dengan jiwa dan doa,” ucap Herlina membacakan amanat Menag.

Menag juga menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah di Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, yang menewaskan 67 santri. “Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya para santri dalam musibah tersebut,” katanya.

Selain itu, Menag mengapresiasi peran pesantren yang kini dilibatkan dalam berbagai program unggulan pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan layanan kesehatan gratis. “Marilah kita terus mengawal Indonesia menuju peradaban dunia yang damai dan berkeadaban,” serunya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Pematangsiantar, Dr. Al Ahyu, menambahkan bahwa peringatan Hari Santri Nasional 2025 digelar serentak di seluruh Indonesia.

“Peringatan ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Agama, tetapi juga perlu kolaborasi dengan pemerintah daerah agar nilai perjuangan santri semakin dirasakan masyarakat,” ujar Al Ahyu.(Tp(