Uncategorized

Bentrokan Warga dan Petugas Keamanan Terjadi di Eks Kebun PT Salim Ivomas Balai Jaya Rohil

470
×

Bentrokan Warga dan Petugas Keamanan Terjadi di Eks Kebun PT Salim Ivomas Balai Jaya Rohil

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

ROKAN HILIR – Bentrokan antara warga dengan petugas keamanan perusahaan sawit terjadi di kawasan eks kebun PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIM) di Kelurahan Balai Jaya Kota, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir, pada Senin (20/10/2025) sore.

Kericuhan tersebut dipicu oleh tuntutan masyarakat setempat yang meminta pembagian hasil panen sawit serta kesempatan untuk dipekerjakan di lahan eks kebun perusahaan tersebut. Warga mengaku kecewa karena aspirasi mereka tidak mendapat tanggapan dari pihak pengelola.

Menurut keterangan warga, bentrokan ini merupakan kelanjutan dari ketegangan serupa yang sempat terjadi pada awal Oktober 2025, setelah pertemuan mediasi antara perwakilan masyarakat dan pihak perusahaan di lokasi yang sama.

Diketahui, lahan bekas kebun PT Salim Ivomas Pratama itu sebelumnya telah disita oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Setelah penyitaan, pengelolaannya diserahkan kepada PT Agrinas Palma Nusantara (APN), yang kemudian menjalin kerja sama operasional dengan PT Ujung Tanjung Sejahtera (UTS).

Lokasi bentrokan disebut berada di areal Kebun Rumbia 1 Blok 29–30, Kelurahan Balai Jaya Kota. “Masyarakat hanya ingin bekerja dan mendapat bagian dari hasil panen, tapi ditolak. Akhirnya bentrok terjadi dengan petugas keamanan kebun,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Bentrokan yang berlangsung singkat itu berujung ricuh. Kedua belah pihak dilaporkan saling melempar dan menyerang menggunakan benda tumpul serta alat tajam, termasuk alat panen sawit (dodos).

Mengetahui adanya insiden tersebut, Kapolsek Bagan Sinembah AKP Bonardo Purba bersama sejumlah personel kepolisian langsung turun ke lokasi untuk mengamankan situasi.

“Sejak awal personel kami sudah berada di lapangan dan terus memberikan imbauan agar warga maupun pihak keamanan menahan diri,” ujar Bonardo.

Setelah dilakukan pengamanan dan mediasi singkat, aparat berhasil memisahkan kedua kelompok. Sejumlah warga dan petugas keamanan yang mengalami luka-luka telah dievakuasi ke RS Awal Bros Bagan Batu untuk mendapatkan perawatan medis.

Hingga Senin malam, situasi di lokasi dilaporkan berangsur kondusif. Meski demikian, aparat kepolisian masih disiagakan di sekitar area kebun guna mengantisipasi potensi bentrokan susulan.

Sumber Berita, GoRiau.com