Nasional

Pemkab Simalungun Raih Penghargaan Terbaik di Rakornas TPAKD 2025

693
×

Pemkab Simalungun Raih Penghargaan Terbaik di Rakornas TPAKD 2025

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2025 yang digelar di Balai Kartini, Jakarta, pada Jumat (10/10/2025).

Kegiatan bergengsi ini diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan mengusung tema “Memperkuat Ketahanan Ekonomi Nasional melalui Peningkatan Akses Keuangan Daerah.”

Rakornas dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, pimpinan OJK, Bank Indonesia, serta para gubernur, bupati, dan wali kota dari seluruh Indonesia.

Salah satu agenda utama Rakornas adalah peluncuran Roadmap TPAKD 2026–2030 serta penyerahan TPAKD Award 2025 bagi pemerintah daerah yang dinilai berhasil memperluas akses dan inklusi keuangan di wilayahnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun berhasil meraih Piagam Penghargaan TAPD Award 2025 sebagai Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Terbaik Tingkat Kabupaten/Kota Wilayah Sumatera. Penghargaan ini diterima langsung oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih.

Dalam sambutannya usai acara, Bupati Anton menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras membangun ekosistem keuangan yang inklusif di Simalungun. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan OJK merupakan kunci utama memperluas akses layanan keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Akses keuangan bukan hanya tentang membuka rekening atau memperoleh kredit, tetapi tentang memberdayakan masyarakat — terutama pelaku usaha mikro, petani, ibu-ibu rumah tangga, dan generasi muda — agar mampu mengelola keuangan, menabung, dan berinvestasi secara berkelanjutan,” ujar Bupati Anton.

Ia menambahkan, peningkatan literasi dan inklusi keuangan akan mempercepat pertumbuhan UMKM serta memperkuat ketahanan ekonomi lokal di Kabupaten Simalungun.

“Dengan semakin terbukanya akses masyarakat terhadap lembaga keuangan formal, kita berharap ekonomi rakyat tumbuh lebih sehat, mandiri, dan berdaya saing,” tutupnya.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Simalungun dalam mendukung program nasional peningkatan akses keuangan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.(Tp)