Berita Daerah

Polres Simalungun Bentuk Tim Cyber, Perkuat Pengawasan Dunia Maya dan Penegakan UU ITE

760
×

Polres Simalungun Bentuk Tim Cyber, Perkuat Pengawasan Dunia Maya dan Penegakan UU ITE

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di era digital, Polres Simalungun melalui fungsi Humas membentuk Tim Cyber Khusus yang bertugas mengantisipasi serta menanggulangi berbagai bentuk kejahatan di dunia maya.

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi Senin (8/9/2025) sekitar pukul 11.40 WIB menjelaskan, pembentukan tim ini merupakan langkah proaktif menghadapi tantangan keamanan digital yang kian kompleks.

“Sihumas Polres Simalungun telah membentuk Tim Cyber guna mengantisipasi kejahatan di dunia maya. Tim ini hadir untuk menjawab tantangan keamanan digital di era teknologi informasi saat ini,” ujar AKP Verry.

Tugas Utama dan Peran Tim Cyber

Tim Cyber Polres Simalungun difokuskan sebagai “polisi siber” yang bekerja melalui tiga pilar utama: pengawasan, pencegahan, dan penindakan. Selain itu, tim juga bertugas memberikan edukasi masyarakat terkait keamanan digital serta pentingnya memahami dan menaati Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Ruang lingkup kerja tim mencakup:

investigasi kejahatan digital seperti peretasan dan penipuan online,

analisis bukti digital melalui forensik siber,

patroli siber untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan, penyebaran konten ilegal, ujaran kebencian, maupun hoaks.

“Patroli siber dilakukan secara intensif untuk mendeteksi potensi kejahatan sejak dini, sekaligus mengawasi peredaran konten ilegal atau hoaks yang dapat meresahkan masyarakat,” jelas AKP Verry.

 

Edukasi Masyarakat Jadi Prioritas

Selain penindakan, Tim Cyber juga fokus pada program pencegahan melalui edukasi publik. Masyarakat akan diberikan sosialisasi mengenai bahaya kejahatan siber, cara melindungi diri, serta kesadaran hukum terkait UU ITE.

> “Kami ingin masyarakat semakin sadar akan bahaya kejahatan siber. Edukasi ini penting agar mereka tidak hanya terhindar dari menjadi korban, tetapi juga tidak terjerumus menjadi pelaku,” tambahnya.

 

Koordinasi dan Penegakan Hukum

Dalam penegakan hukum, Tim Cyber bekerja dengan pendekatan bertahap. Akun yang terindikasi melanggar ketentuan hukum akan diberi peringatan terlebih dahulu, sebelum dilanjutkan dengan panggilan klarifikasi atau penindakan hukum jika pelanggaran terus berlanjut.

Tim juga melibatkan ahli bahasa, pidana, dan ITE untuk memastikan setiap tindakan memiliki dasar hukum yang objektif dan akurat.

Lebih jauh, Polres Simalungun akan menjalin koordinasi dengan Polda Sumatera Utara dan instansi terkait lainnya guna memperkuat sinergi penanganan kejahatan siber lintas wilayah.

“Kerja sama lintas instansi mutlak diperlukan karena kejahatan siber tidak mengenal batas wilayah,” tegas AKP Verry.

 

Harapan ke Depan Dengan terbentuknya Tim Cyber ini, Polres Simalungun berharap masyarakat semakin merasa aman dalam beraktivitas di ruang digital, sekaligus tumbuh kesadaran kolektif untuk menggunakan teknologi informasi secara bijak, sehat, dan bertanggung jawab. (Ril/tp)