Nasional

Doa Bersama di Masjid Nurhidayah: Polres Simalungun Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat

446
×

Doa Bersama di Masjid Nurhidayah: Polres Simalungun Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – Dalam semangat memperkuat persatuan bangsa, Polres Simalungun menggelar doa bersama yang melibatkan santri, mahasiswa, dan anak yatim. Kegiatan sarat makna spiritual ini menjadi wujud empati sekaligus upaya menjaga stabilitas dan keharmonisan masyarakat, demi Indonesia yang aman dan bersatu.

Wakapolres Simalungun, KOMPOL Edi Sukamto, SH, MH, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial Polres Simalungun.

“Doa bersama ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap korban yang gugur saat aksi demo di Jakarta, khususnya almarhum Affan Kurniawan yang merupakan seorang driver ojek online,” ujar KOMPOL Edi, Rabu (3/9/2025) sekitar pukul 15.50 WIB.

Doa bersama berlangsung di Masjid Nurhidayah, Mako Polres Simalungun, Jalan Jhon Horailam Saragih, Pamatang Raya. Acara dimulai pukul 14.00 WIB dan dibuka secara resmi oleh Wakapolres yang mewakili Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M. Pimpinan doa dipercayakan kepada Tuan Guru Syekh Karimuddin, M.Pd., Pimpinan Pondok Pesantren Darul Hikmah.

KOMPOL Edi turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Kapolres karena tengah mengikuti rapat koordinasi lintas sektoral bersama Forkopimda Plus.

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 50 santri dan santriwati Pondok Pesantren Darul Hikmah Bah Joga Utara, mahasiswa dari STAI Samora dan STIKOM Tunas Bangsa Pematangsiantar, serta anak-anak yatim piatu dari Kecamatan Raya. Keberagaman peserta mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika yang terwujud dalam suasana penuh khidmat.

Acara diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan doa bersama yang secara khusus dipanjatkan bagi para korban aksi demonstrasi di berbagai daerah.

“Doa ini kita panjatkan sebagai wujud empati dan kepedulian. Semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tutur Wakapolres dengan penuh haru.

Selain doa, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi dan rasa syukur atas kondusivitas di Kabupaten Simalungun. “Kita patut bersyukur, situasi di Kabupaten Simalungun senantiasa aman, tenteram, dan kondusif,” tambahnya.

Sebagai puncak acara, Polres Simalungun menyerahkan santunan berupa uang tunai kepada anak yatim serta para santri. Momen ini disambut penuh haru dan sukacita oleh penerima.

“Semoga Bapak Kapolres, Pak Wakapolres, serta seluruh jajaran sehat selalu dan murah rezekinya. Terima kasih, Pak,” ungkap para santri dengan tulus.

Wakapolres menegaskan bahwa kegiatan semacam ini bernilai strategis untuk membangun kepercayaan masyarakat kepada kepolisian. Melalui pendekatan humanis dan religius, Polres Simalungun berupaya terus dekat dengan masyarakat.

“Melalui doa bersama ini, kami berharap hubungan silaturahmi semakin erat, kepedulian sosial tumbuh, dan seluruh masyarakat dapat bersama menjaga keamanan serta ketertiban. Mari kita jaga Simalungun tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.

Kegiatan doa bersama ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Simalungun dalam memperkuat kebersamaan, menjaga harmoni sosial, dan membangun bangsa yang berlandaskan nilai spiritual serta persatuan.