SIMALUNGUN – Personel Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Simalungun menunjukkan respons cepat dan profesional dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana angin puting beliung di Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Minggu (24/8/2025).

Tim yang dipimpin langsung Kasat Samapta AKP Rudi Handoko, SH, MH turun ke lokasi tidak lama setelah menerima laporan bencana. “Kami langsung bergerak cepat setelah mendapatkan informasi adanya angin puting beliung yang merusak puluhan rumah warga,” ujar AKP Rudi Handoko saat dikonfirmasi malam harinya, pukul 20.10 WIB.

Operasi kemanusiaan dimulai sekitar pukul 14.30 WIB dengan melibatkan tujuh personel, yakni Aiptu Oktarius Tarigan, Bripda Ipandion Silalahi, Bripda Jhon Epenri Damanik, Bripda Indra Jaya Girsang, Bripda Reza Siahaan, Bripda Rajomat Purba, dan Bripda Reyvaldo Purba. Mereka menggunakan kendaraan operasional D-Max Sat Samapta untuk mendukung mobilitas di lokasi bencana.

Fokus utama kegiatan adalah membersihkan puing-puing rumah warga yang roboh akibat terjangan angin puting beliung. “Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang dilanda kesulitan,” tegas Kasat Samapta.

Selain membersihkan reruntuhan, personel Sat Samapta juga menggelar patroli di sekitar lokasi guna mencegah potensi kehilangan barang-barang milik korban. “Kami memastikan barang berharga warga tetap aman meski kondisi rumah banyak yang rusak,” jelas salah satu anggota tim.
Aspek kemanusiaan pun turut diperhatikan. Personel menyambangi korban bencana untuk memberikan semangat dan dukungan moril. “Kami mengajak warga agar tetap tabah, sabar, dan ikhlas menghadapi musibah ini. Polri akan selalu hadir membantu masyarakat,” tambah AKP Rudi Handoko.
Dari hasil pendataan sementara, bencana angin puting beliung ini menyebabkan 33 rumah terdampak, dengan rincian 30 rumah mengalami kerusakan ringan dan 3 rumah mengalami kerusakan parah.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar. Respons cepat Sat Samapta Polres Simalungun mendapat apresiasi masyarakat karena memberikan rasa aman dan perlindungan di tengah situasi darurat.
Kehadiran Sat Samapta di lokasi bencana ini menegaskan komitmen Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga garda terdepan dalam tugas kemanusiaan. Melalui pelayanan yang sigap, profesional, dan humanis, Polres Simalungun membuktikan dedikasinya dalam menjaga keamanan sekaligus mendampingi masyarakat di saat bencana melanda.(Ril)





