Nasional

PJS Gelar Seminar Nasional di Palu, Perkuat Konsolidasi Pers Siber Menuju Konstituen Dewan Pers

82
×

PJS Gelar Seminar Nasional di Palu, Perkuat Konsolidasi Pers Siber Menuju Konstituen Dewan Pers

Sebarkan artikel ini

Ketum DPP PJS menyerahkan cendra mata kepada Assisten I Pemprov Sulteng Fahrudin, Selasa (15/07/2025) di Palu Sulteng.

 

Palu, Sulawesi Tengah – Dalam upaya memperkuat eksistensi dan konsolidasi media siber di Indonesia, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) bersama DPD PJS Sulawesi Tengah menyelenggarakan Seminar Nasional bertema “Memperkuat Konsolidasi Pers Siber untuk Demokrasi dan Pembangunan Daerah Menuju PJS sebagai Konstituen Dewan Pers”, Selasa (15/7/2025).

Kegiatan yang menjadi rangkaian dari Musyawarah Nasional (Munas) II DPP PJS dan Musyawarah Daerah (Musda) I DPD PJS Sulteng ini berlangsung di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah.

Seminar menghadirkan Anggota Dewan Pers, Yogi Hadi Ismanto, MH, mewakili Ketua Dewan Pers Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, sebagai narasumber utama. Hadir pula Asisten I Setdaprov Sulteng Fahruddin mewakili Gubernur, jajaran kepala OPD, Wali Kota Palu, perwakilan Kejaksaan Tinggi, Kepala RRI Palu, serta para pimpinan media dan jurnalis se-Kota Palu.

Ketua DPD PJS Sulteng terpilih, Muhammad Sofyan, dalam sambutannya menegaskan bahwa seminar ini merupakan forum strategis, bukan sekadar seremoni. Ia menyebut kegiatan ini sebagai momentum memperkuat kapasitas dan etika pers di era digital.

“Kita berdiskusi soal bagaimana pers harus bersikap dalam menghadapi disrupsi digital. Ini penting untuk mempertegas posisi media dalam menjaga demokrasi dan integritas informasi,” ujar Sofyan.

Sementara itu, Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba, mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam penyelenggaraan acara. Ia menekankan komitmen PJS untuk terus berbenah menjadi organisasi pers yang profesional, kredibel, dan berorientasi pada peningkatan kapasitas anggotanya.

“PJS hadir sebagai ruang bagi para jurnalis yang belum terwadahi organisasi resmi. Kami memberikan pelatihan, pendampingan hukum, serta menjamin perlindungan profesi jurnalis di tengah tantangan industri media,” tegas Mahmud.

Mewakili Gubernur, Fahruddin dalam sambutannya menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sulteng sangat mendukung kebebasan pers yang menjunjung tinggi etika jurnalistik. Ia menyebut peran media siber sangat strategis dalam mendukung pembangunan dan partisipasi publik.

“Kami siap bersinergi dengan media untuk menyampaikan informasi yang mencerahkan dan membangun,” ucap Fahruddin.

Dalam sesi pembukaan resmi seminar, Anggota Dewan Pers Yogi Hadi Ismanto menyampaikan bahwa semua organisasi pers memiliki peluang menjadi konstituen Dewan Pers, asalkan memenuhi syarat-syarat yang telah ditetapkan.

“Tugas Dewan Pers adalah meningkatkan profesionalisme, baik dari sisi jurnalis maupun lembaga medianya. Standar kompetensi dan kelembagaan menjadi hal mutlak,” tegas Yogi.

Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Yogi membuka secara resmi Seminar Nasional PJS. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah, baik secara luring maupun daring. (Ril)