Berita Daerah

Ketua TP PKK Pematangsiantar Hadiri Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

37
×

Ketua TP PKK Pematangsiantar Hadiri Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Sebarkan artikel ini

PEMATANGSIANTAR – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pematangsiantar, Ny Liswati Wesly Silalahi menghadiri kegiatan Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Jalan Merdeka, Kamis pagi (19/06/2025). Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan seminar kesehatan.

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten Kesejahteraan dan Pembangunan Setdako, Zainal Siahaan SE MM, menyampaikan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) diarahkan untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing global.

Wali Kota menyebutkan, Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menjalankan tiga dari delapan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), yakni:

  1. Pembangunan rumah sakit lengkap dan berkualitas di seluruh kabupaten/kota;
  2. Penurunan kasus tuberkulosis sebesar 50% dalam lima tahun;
  3. Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG).

Disebutkan, pelaksanaan PKG mengadopsi pendekatan siklus hidup, mulai dari bayi baru lahir hingga lansia. Pendekatan ini menitikberatkan pada upaya promotif dan preventif yang holistik, terintegrasi, dan berbasis kelompok sasaran (people-centered). Tujuannya adalah mendeteksi faktor risiko kesehatan, kondisi prapenyakit, serta penyakit yang sudah ada, demi meningkatkan kualitas hidup dan harapan hidup masyarakat Indonesia.

Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023, terungkap berbagai tantangan kesehatan di setiap tahapan usia. Di antaranya:

  • Balita: 21,5% mengalami stunting, 8,5% mengalami wasting, dan 0,37% atau sekitar 31.905 balita menderita penyakit jantung bawaan.
  • Anak usia sekolah dan remaja: Menghadapi tantangan perilaku kesehatan, seperti prevalensi merokok sebesar 7,4% pada anak usia 10-18 tahun, serta anemia yang dialami oleh 15,6% remaja putri tingkat SLTP/MTS.

Padahal, sebagian besar kondisi tersebut dapat dicegah atau diatasi lebih awal melalui pemeriksaan kesehatan rutin. Sayangnya, cakupan pemeriksaan kesehatan di Indonesia masih tergolong rendah.

“Data Kementerian Kesehatan Tahun 2023 menunjukkan bahwa hanya 39,87% penduduk yang telah menjalani skrining penyakit tidak menular (PTM). Selain itu, sebanyak 32,6% penduduk usia di atas 20 tahun belum pernah memeriksa tekanan darah, 80,82% belum pernah mengukur lingkar perut, 35,61% tidak memantau berat badan, 61,6% tidak memeriksa kadar kolesterol, dan 62,6% tidak pernah memeriksa kadar gula darah,” jelasnya.

Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM), tambahnya, dapat dilakukan melalui penerapan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), yaitu dengan:

  • Melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala,
  • Beraktivitas fisik minimal 30 menit sebanyak tiga kali seminggu,
  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang sesuai pedoman Isi Piringku.

Melalui program PKG, pemerintah berharap dapat menjawab berbagai tantangan dan permasalahan kesehatan dengan menyediakan layanan skrining berdasarkan pendekatan siklus hidup. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, sehingga upaya pencegahan dan penanganan penyakit bisa lebih optimal.

“Pemerintah Kota Pematangsiantar melalui Dinas Kesehatan menyelenggarakan Program Pengendalian Penyakit Prioritas melalui kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis sebagai bagian dari implementasi Germas serta upaya peningkatan cakupan layanan kesehatan,” lanjutnya.

Disebutkan, pada kegiatan kali ini, sasaran pemeriksaan kesehatan gratis adalah 700 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan anggota DPRD Kota Pematangsiantar.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar, drg Irma Suryani MKM dalam laporannya menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam membudayakan Germas, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan demi mendorong pencegahan penyakit dan penanganan yang lebih terarah.

Setelah sambutan dan laporan kegiatan, Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi bersama Asisten Kesejahteraan dan Pembangunan Zainal Siahaan serta drg Irma Suryani meninjau langsung pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis.

Kegiatan dilanjutkan dengan seminar kesehatan yang menghadirkan narasumber dr Herman William Parlindungan Sinurat, SpJP, spesialis jantung dan pembuluh darah.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar, dr Fitri Sari Saragih, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Pematangsiantar. (Tp)