Nasional

Bupati Simalungun Kunjungi Pondok Persulukan Serambi Babussalam Hatonduhan: “Hubungan Kekeluargaan Kami Sudah Terjalin Erat Sejak Lama”

53
×

Bupati Simalungun Kunjungi Pondok Persulukan Serambi Babussalam Hatonduhan: “Hubungan Kekeluargaan Kami Sudah Terjalin Erat Sejak Lama”

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – Setelah melaksanakan salat Idul Adha, Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih bersama istri tercinta, Darmawati, melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Persulukan Serambi Babussalam Hatonduhan yang berlokasi di Nagori Jawa Tongah, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Jumat (6/6/2025).

Kedatangan Bupati beserta istri disambut hangat oleh pimpinan Pondok Persulukan, Tuan Guru Batak (TGB) Syekh H. Ahmad Sabban elRahmaniy Rajagukguk.

Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi di hari raya, namun juga memperkuat kembali hubungan kekeluargaan yang telah terjalin lama antara keluarga Bupati dengan keluarga besar Pondok Persulukan Serambi Babussalam.

“Saya sangat senang dapat kembali bersilaturahmi ke pondok ini, karena sudah cukup lama tidak bertemu langsung dengan Tuan Guru,” ujar Bupati.

“Dalam suasana Idul Adha ini, kami sekeluarga juga rutin berkurban atas nama ibunda kami, almarhumah Hj. Netty Sembiring, di tempat ini,” tambahnya.

“Apalagi hubungan kami dengan Tuan Guru Batak dan keluarga pondok sudah sangat erat sejak lama.”

Menanggapi hal tersebut, TGB Syekh H. Ahmad Sabban elRahmaniy Rajagukguk turut mengamini pernyataan Bupati.

“Hubungan kami dengan keluarga Bapak Bupati sudah seperti keluarga sendiri. Bahkan di sini telah berdiri sebuah gedung atas nama almarhumah Hj. Netty Sembiring,” ungkap TGB.

Ia menambahkan bahwa setiap tahun pihak pondok menyembelih hewan kurban atas nama almarhumah Hj. Netty Sembiring.

“Hari ini kita juga melaksanakan penyembelihan hewan kurban dan melaksanakan salat Jumat bersama. Semoga ini menjadi keberkahan untuk beliau dan seluruh keluarga Bapak Bupati,” imbuhnya.

Lebih lanjut, TGB menjelaskan bahwa distribusi hewan kurban di Pondok Persulukan Serambi Babussalam tidak hanya diperuntukkan bagi umat Islam, tetapi juga untuk seluruh komponen masyarakat lintas agama.

“Karena yang berkurban di sini berasal dari berbagai kalangan, termasuk tokoh-tokoh nasional, maka momentum Idul Adha ini kita maknai sebagai semangat memperkuat kerukunan antarumat beragama,” pungkasnya.

Kunjungan Bupati Simalungun ke pondok persulukan ini menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan, serta wujud nyata nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan solidaritas antarkomunitas.

Semoga semangat persaudaraan dan kerukunan ini terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Simalungun dalam membangun daerah yang harmonis, religius, dan sejahtera. (Tp)