Berita Daerah

Kepemimpinan Vikri Hafizd Tuai Apresiasi Karyawan Afdeling lll Kebun Kanau

59
×

Kepemimpinan Vikri Hafizd Tuai Apresiasi Karyawan Afdeling lll Kebun Kanau

Sebarkan artikel ini

LABUHANBATU – Asisten Afdeling lll Kebun Aek Nabara Utara (Kanau), PTPN IV, Vikri Hafizd, mendapat apresiasi dari salah seorang karyawan atas gaya kepemimpinannya yang dinilai sabar, bertanggung jawab, dan mengutamakan kenyamanan dalam bekerja.

Dalam menjalankan tugasnya, Vikri Hafizd disebut berupaya menjaga pelaksanaan pekerjaan di lapangan agar berjalan dengan baik. Kondisi areal perkebunan yang bersih dan tertata menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian dalam mendukung kelancaran aktivitas para karyawan.

Mansur, salah seorang karyawan Afdeling lll Kebun Kanau, saat diwawancarai di lapangan pada Sabtu (10/10/2026), mengungkapkan bahwa dirinya merasa nyaman bekerja di bawah kepemimpinan Vikri Hafizd. Menurutnya, sikap sabar dan tidak mudah marah menjadi nilai positif dalam membangun hubungan kerja yang baik.

“Saya sangat suka dengan kepemimpinan Pak Vikri Hafizd. Beliau sabar dan tidak mudah marah, sehingga kami merasa nyaman dalam bekerja,” ujar Mansur.

Lebih lanjut, Mansur menilai kondisi areal kerja yang bersih dan minim semak memudahkan karyawan melaksanakan tugas sehari-hari. Ia berharap suasana kerja yang baik tersebut dapat terus dipertahankan sehingga hasil pekerjaan semakin maksimal.

Sementara itu, saat ditemui di ruang kantornya pada Sabtu (10/10/2026), Vikri Hafizd menjelaskan bahwa seorang pemimpin harus mampu menciptakan suasana kerja yang nyaman bagi seluruh karyawan. Menurutnya, kenyamanan dan komunikasi yang baik merupakan bagian penting dalam mendukung pencapaian hasil kerja yang optimal.

“Sebagai pemimpin, kita harus bisa memberikan rasa nyaman dalam bekerja kepada karyawan agar hasil kerja bisa semaksimal mungkin,” ungkap Vikri.

Ketika dikonfirmasi mengenai kondisi areal Blok T.3 yang terlihat ditumbuhi semak dan menjadi perhatian tim media, Vikri menjelaskan bahwa perawatan areal blok dilakukan sesuai rotasi pekerjaan. Ia menyebutkan, bagian yang terlihat memiliki vegetasi lebih lebat berada di kawasan Aliran Anak Sungai, yang menurut penjelasannya dipertahankan sebagai bagian dari upaya mencegah erosi atau pengikisan tanah.

Vikri juga menerangkan bahwa pohon kelapa sawit yang tidak ditunas sebagaimana dipertanyakan berada di kawasan DAS dan, menurut keterangannya, merupakan pohon sawit jantan. Ia menegaskan bahwa perawatan areal tetap menjadi perhatian pihaknya. Penjelasan tersebut menjadi bagian dari klarifikasi atas kondisi lapangan yang dipertanyakan, sementara penilaian menyeluruh terhadap kondisi Blok T.3 tetap memerlukan pemeriksaan langsung dan verifikasi teknis.

Dengan adanya penjelasan dari pihak asisten afdeling serta apresiasi yang disampaikan karyawan, diharapkan pengelolaan areal perkebunan, pelaksanaan perawatan tanaman, dan kenyamanan kerja dapat terus ditingkatkan sesuai standar operasional perusahaan serta memperhatikan kelestarian lingkungan.(Iw)