Nasional

Prabowo: Indonesia di Jalur Tepat Hapus Kemiskinan dan Kelaparan

85
×

Prabowo: Indonesia di Jalur Tepat Hapus Kemiskinan dan Kelaparan

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah berada di jalur yang tepat dalam menjalankan agenda pembangunan nasional, terutama untuk menghapus kemiskinan dan kelaparan. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Dalam arahannya, Presiden mengatakan pemerintah terus bekerja keras menghadapi berbagai tantangan di tengah ketidakpastian global. Meski masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, ia menilai sejumlah capaian pembangunan menunjukkan arah kebijakan yang telah ditempuh sudah berada di jalur yang benar.

“Masalahnya masih lebih banyak. Cita-cita kita lebih besar. Pekerjaan kita masih banyak. Perjalanan perjuangan kita masih jauh. Tapi kita sudah melihat sekarang apa yang kita sudah capai,” ujar Presiden.

Presiden menyoroti keberhasilan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan. Menurutnya, Indonesia telah mencapai swasembada delapan komoditas pangan, memiliki cadangan beras tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia, serta mencatat nilai tukar petani tertinggi.

Selain itu, Presiden juga mengungkapkan keberhasilan Indonesia memproduksi bahan bakar B50, yakni solar dengan kandungan 50 persen biodiesel berbasis kelapa sawit. Capaian tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat kemandirian energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Prabowo mengakui berbagai kebijakan strategis pemerintah sempat menghadapi tantangan dan penolakan. Namun, ia menegaskan Indonesia harus percaya pada kekuatan sendiri dan tidak boleh mengambil keputusan berdasarkan rasa takut terhadap tekanan dari pihak mana pun.

Menurut Presiden, arah pembangunan nasional berlandaskan kebutuhan dasar masyarakat dan sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

(BPMI Setpres)