Nasional

Vandiko Apresiasi Kepedulian KASAD Maruli Simanjuntak untuk Masyarakat Danau Toba

95
×

Vandiko Apresiasi Kepedulian KASAD Maruli Simanjuntak untuk Masyarakat Danau Toba

Sebarkan artikel ini

SAMOSIR – Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengapresiasi kepedulian Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang terus menghadirkan berbagai program pembangunan dan bantuan sosial bagi masyarakat di kawasan Danau Toba.

Apresiasi tersebut disampaikan Vandiko saat mendampingi rangkaian kunjungan kerja KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak ke Bona Pasogit (kampung halaman) yang diawali dengan ziarah ke Tambak Simanjuntak Sitolu Sada Ina di Kabupaten Toba, Selasa (9/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Jenderal Maruli Simanjuntak bersama Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Uli Simanjuntak melakukan ziarah ke makam leluhur marga Simanjuntak Oppu Sobosihon boru Sihotang sebelum melanjutkan agenda peresmian sumur bor serta penyerahan berbagai bantuan sosial yang dipusatkan di Desa Hutabulu Mejan, Kabupaten Toba.

Kegiatan tersebut turut dihadiri para kepala daerah se-kawasan Danau Toba, di antaranya Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Bupati Toba, Bupati Humbang Hasundutan, Bupati Tapanuli Utara, tokoh masyarakat, serta pomparan Simanjuntak Sitolu Sada Ina.

Kunjungan KASAD tidak hanya menjadi agenda kerja biasa, tetapi juga menjadi momentum yang mempertemukan nilai-nilai budaya, penghormatan kepada leluhur, serta komitmen pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Dalam sambutannya, Jenderal Maruli Simanjuntak mengungkapkan bahwa dirinya telah lama merencanakan untuk kembali ke Bona Pasogit dan mengikuti rangkaian adat Batak yang sarat dengan nilai kehidupan.

“Saya sudah cukup lama merencanakan untuk hadir dan mengikuti adat Batak yang luar biasa ini. Banyak sekali pelajaran yang bisa menjadi bekal kehidupan. Salah satu yang selalu saya ingat adalah semangat orang Batak terhadap pendidikan. Semangat itu harus terus diwariskan kepada generasi muda,” ujar Maruli.

Ia juga mengenang perjalanan hidupnya yang penuh tantangan hingga akhirnya dipercaya memimpin TNI Angkatan Darat. Menurutnya, berbagai pengalaman tersebut menjadi motivasi untuk terus mengabdi kepada masyarakat dan negara.

Maruli menegaskan bahwa pembangunan yang paling bermakna adalah pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, TNI AD terus mengembangkan berbagai program sosial, mulai dari penyediaan air bersih, pembangunan infrastruktur sederhana, hingga perbaikan rumah tidak layak huni.

“Program air bersih bukan hanya untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga untuk mendukung pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Selain program sumur bor, KASAD juga menyalurkan bantuan bedah rumah tidak layak huni, bantuan pembangunan rumah ibadah, serta berbagai bantuan sosial lainnya bagi masyarakat.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan bahwa manfaat program sumur bor yang digagas KASAD telah dirasakan langsung oleh masyarakat Samosir. Melalui sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Samosir dan TNI AD, sebanyak 30 unit sumur bor telah dialokasikan dan dikerjakan di sejumlah wilayah Kabupaten Samosir.

“Kami mengapresiasi perhatian dan kepedulian Bapak KASAD terhadap masyarakat di Bona Pasogit. Program sumur bor dan program lainnya merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujar Vandiko.

Menurut Vandiko, percepatan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada kemampuan fiskal pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan kolaborasi dan sinergi yang kuat dengan pemerintah pusat, TNI, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Karena itu, ia berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak program pembangunan yang dapat dirasakan masyarakat Samosir, khususnya dalam penyediaan air bersih, pembangunan infrastruktur dasar, dan peningkatan kualitas hidup warga.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat, kami merasa bangga mendapat bantuan sumur bor dari Bapak KASAD. Semoga ke depan semakin banyak program yang dapat dibawa ke Samosir,” katanya.

Vandiko juga menilai sosok Jenderal Maruli Simanjuntak sebagai teladan bagi generasi muda Batak. Menurutnya, keberhasilan Maruli membuktikan bahwa anak-anak Batak mampu berprestasi di tingkat nasional tanpa melupakan identitas budaya dan kampung halamannya.

Pesan tersebut dinilai sangat relevan bagi generasi muda di kawasan Danau Toba yang saat ini menghadapi berbagai tantangan di era globalisasi. Pendidikan, karakter, dan kecintaan terhadap tanah kelahiran harus tetap berjalan beriringan.

Sementara itu, Ketua Umum Punguan Simanjuntak Sitolu Sada Ina (PSSSI), Muktar Simanjuntak, menyebut kehadiran KASAD menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh pomparan Simanjuntak.

Menurutnya, keberhasilan Maruli Simanjuntak merupakan bukti bahwa nilai-nilai yang diwariskan para leluhur tetap hidup dan mampu mengantarkan generasi penerus untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

“Kehadiran Bapak Maruli Simanjuntak menjadi kebanggaan bagi seluruh pomparan. Kami ingin menunjukkan bahwa pomparan Simanjuntak Sitolu Sada Ina siap memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Muktar.(Ril)