DAIRI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui Dinas Pendidikan segera merealisasikan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dengan membangun kembali tiga sekolah yang terdampak kebakaran. Program ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Langkah ini menjadi wujud komitmen Pemkab Dairi dalam menjaga keberlangsungan proses belajar mengajar serta memastikan para siswa mendapatkan fasilitas pendidikan yang aman dan layak.
Informasi tersebut disampaikan Bupati Dairi, Vickner Sinaga, melalui Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi, Jaspin Sihombing, Selasa (5/5/2026) di ruang kerjanya. Ia menyebutkan, saat ini proses perencanaan pembangunan telah memasuki tahap akhir.
“Program ini memang berasal dari pemerintah pusat, namun dapat terlaksana berkat koordinasi yang baik antara Pemkab Dairi dan kementerian terkait. Rencana Anggaran Biaya (RAB) sudah rampung, dan saat ini tinggal menunggu terbitnya Surat Keputusan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,” ujar Jaspin.
Lebih lanjut dijelaskan, revitalisasi ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Dairi dalam mewujudkan visi dan misi daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta menyediakan sarana dan prasarana belajar yang aman, nyaman, dan memadai.
Menurutnya, pemerintah daerah tidak ingin aktivitas belajar siswa terganggu terlalu lama akibat musibah kebakaran yang terjadi sebelumnya. Oleh karena itu, seluruh tahapan administrasi dan teknis terus dipercepat agar pembangunan bisa segera dimulai.
“Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, maka pengerjaan fisik akan dimulai pada Juli mendatang,” katanya.
Pemkab Dairi berharap revitalisasi ini tidak hanya memulihkan fungsi bangunan sekolah yang terdampak, tetapi juga mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih representatif dan mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Dairi.
Adapun tiga sekolah yang akan direvitalisasi yakni:
SD Negeri 034823 Kutabuluh
SD Negeri 030324 Tanjung Saluksuk
SD Negeri 033929 Huta Ginjang (CN)
Dengan adanya program ini, diharapkan para siswa dapat kembali belajar dengan nyaman serta memiliki semangat baru dalam menempuh pendidikan.(CN)





