Berita Daerah

30 Tahun Otonomi Daerah, Dairi Pacu Pembangunan dan Raih Prestasi Nasional

63
×

30 Tahun Otonomi Daerah, Dairi Pacu Pembangunan dan Raih Prestasi Nasional

Sebarkan artikel ini

DAIRI – Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 di Kabupaten Dairi, Senin (27/4/2026), menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik serta mempercepat pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Bupati Dairi dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Junihardi Siregar pada upacara peringatan Hari Otonomi Daerah di halaman Kantor Bupati Dairi menegaskan, otonomi daerah merupakan instrumen penting dalam menghadirkan kesejahteraan hingga ke pelosok daerah.

Dengan mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, Pemerintah Kabupaten Dairi berkomitmen menyelaraskan delapan pilar pembangunan nasional dengan visi pembangunan daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui upaya membangun masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing melalui pembangunan yang merata, berkeadilan, serta berkelanjutan.

Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa tiga dekade pelaksanaan desentralisasi bukan sekadar perjalanan waktu, melainkan momentum refleksi bahwa otonomi daerah harus mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Hal itu diwujudkan melalui pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke tingkat kecamatan, komitmen menjaga kelestarian lingkungan, serta peningkatan daya saing daerah melalui inovasi pelayanan publik dan penguatan kualitas sumber daya manusia.

Pada kesempatan itu juga disampaikan capaian membanggakan yang diraih Pemerintah Kabupaten Dairi. Dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri, Kabupaten Dairi berhasil meraih peringkat ketiga tingkat kabupaten se-Regional Sumatera dalam kategori penurunan tingkat pengangguran.

Capaian tersebut terlihat dari keberhasilan menekan angka pengangguran terbuka dari 1,43 persen pada tahun 2024 menjadi 1,21 persen pada tahun 2025. Atas keberhasilan itu, Kabupaten Dairi juga memperoleh insentif fiskal dari pemerintah pusat.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat Kabupaten Dairi,” ujar Junihardi menyampaikan pesan Bupati.

Meski demikian, pemerintah daerah mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar tidak cepat berpuas diri. Tantangan pembangunan ke depan dinilai masih besar, sehingga dibutuhkan kerja keras, inovasi, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara berkelanjutan. (CN)