Berita Daerah

Polsek Dolok Pardamean Gerak Cepat Tangani Kebakaran Empat Rumah di Simalungun

106
×

Polsek Dolok Pardamean Gerak Cepat Tangani Kebakaran Empat Rumah di Simalungun

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – Pagi yang semula tenang di Kampung Tempel, Dusun Hutabayu, Nagori Buttu Bayu Pane Raja, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, mendadak berubah menjadi kepanikan ketika kebakaran melanda permukiman warga, Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Dalam peristiwa tersebut, empat unit rumah warga hangus terbakar dengan total kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp250 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun empat keluarga harus kehilangan tempat tinggal.

Polsek Dolok Pardamean yang menerima informasi kebakaran langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk membantu penanganan serta berkoordinasi dengan pihak terkait.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 17.50 WIB, mengatakan bahwa kehadiran polisi di lokasi merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk saat terjadi musibah.

“Polri tidak hanya hadir saat terjadi tindak kejahatan. Saat masyarakat mengalami musibah pun, kami harus hadir membantu. Personel Polsek Dolok Pardamean langsung bergerak begitu menerima informasi kebakaran dan berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujar AKP Verry Purba.

Kapolsek Dolok Pardamean AKP Restuadi, S.H. menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi Oloan Haloho (47), seorang petani yang tinggal di sekitar lokasi. Ia mendengar suara ledakan dari arah belakang rumahnya dan segera menuju sumber suara tersebut.

Setibanya di lokasi, Oloan melihat api sudah membesar dari bagian dapur rumah milik M. Manalu (29). Ia kemudian berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Pada saat bersamaan, saksi lain Parlen Malau (53) yang sedang berada di teras rumahnya juga melihat kobaran api yang semakin membesar dari arah rumah tersebut. Ia pun ikut berteriak meminta bantuan warga.

Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar berdatangan dan secara spontan bergotong royong berupaya memadamkan api serta menyelamatkan barang-barang dari dalam rumah yang mulai dilalap si jago merah.

Namun upaya warga tidak mampu menahan cepatnya penyebaran api. Kondisi bangunan rumah yang sebagian besar terbuat dari papan, tepas, serta semi permanen membuat api dengan mudah menjalar ke rumah lainnya.

“Dalam waktu kurang dari satu jam, empat rumah sudah habis terbakar,” kata AKP Restuadi.

Adapun rumah warga yang terdampak kebakaran yakni milik Arianto Waruwu (33) yang berdinding papan dan tepas, Sanjaya Simalango (54) dengan rumah semi permanen, M. Manalu (29) yang diduga menjadi titik awal kebakaran, serta rumah milik Ewis Pratiwi Br. Silalahi alias Ma Samuel (45) yang terbakar sebagian.

Polisi menduga kebakaran dipicu oleh hubungan arus pendek listrik, namun penyebab pasti masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

“Untuk memastikan penyebab kebakaran, kami telah berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Simalungun guna melakukan penyelidikan lebih mendalam,” jelas AKP Restuadi.

Dalam penanganan kejadian tersebut, Polsek Dolok Pardamean juga berkoordinasi dengan Forkopimca Dolok Pardamean serta Dinas Pemadam Kebakaran BPBD Pos Purba.(Ril)