Uncategorized

Wali Kota Pematangsiantar Ikuti Vidcon Anev Sitkamtibmas Idul Fitri

116
×

Wali Kota Pematangsiantar Ikuti Vidcon Anev Sitkamtibmas Idul Fitri

Sebarkan artikel ini

PEMATANGSIANTAR – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi bersama anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Yusuf Warsyim dan Kapolres Pematangsiantar Sah Udur Togi Marito Sitinjak mengikuti kegiatan video conference (vidcon) dalam rangka Analisis dan Evaluasi (Anev) perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) serta monitoring pelayanan perayaan Idul Fitri 1447 H di seluruh objek wisata di Indonesia.

Kegiatan vidcon tersebut diikuti dari Pos Pelayanan (Pos Yan) Simpang Dua, Kota Pematangsiantar, Selasa (24/03/2026). Vidcon ini merupakan bagian dari koordinasi lintas instansi guna memastikan situasi keamanan dan pelayanan masyarakat selama momentum libur nasional Idul Fitri tetap berjalan aman dan kondusif.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Was Ops Itwasda Kepolisian Daerah Sumatera Utara Kombes Pol Budi Pardamean Saragih, Dandim 0207/Simalungun yang diwakili Pabung Dim Mayor Inf Arjun Sidauruk, Dandenpom I/1 Pematangsiantar yang diwakili Wadandenpom Mayor CPM Unchok Hutasoit, Danki Yon II Brimob Pematangsiantar AKBP Laurensius Siahaan, Ketua DPRD Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga, Kepala Dinas Kominfo Pematangsiantar Johannes Sihombing, Plt Kepala Dinas Kesehatan Urat Hatoguan Simanjuntak, serta personel Satlantas Polres Pematangsiantar.

Kegiatan ini juga menjadi sarana koordinasi lintas sektor untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi lonjakan mobilitas selama libur Lebaran.

Dalam vidcon tersebut disampaikan laporan situasi dari berbagai daerah di Indonesia. Aktivitas masyarakat tercatat meningkat signifikan, terutama akibat tradisi mudik serta kunjungan ke sejumlah destinasi wisata selama masa libur Idul Fitri.

Peningkatan mobilitas ini berpotensi menimbulkan berbagai kerawanan, mulai dari antrean kendaraan, kemacetan, hingga kecelakaan lalu lintas. Selain itu, potensi gangguan kamtibmas juga meningkat, termasuk tindak kriminalitas yang memanfaatkan kelengahan masyarakat di tengah keramaian.

Melalui kegiatan analisis dan evaluasi ini, diharapkan seluruh pihak terkait dapat memperkuat koordinasi guna memastikan perayaan Idul Fitri 1447 H di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di Kota Pematangsiantar, berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Dalam arahannya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya sinergitas antara TNI, Polri, dan instansi terkait dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam optimalisasi pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang bertujuan mengamankan arus mudik serta rangkaian perayaan Idul Fitri.

Ia juga menyoroti pentingnya kewaspadaan personel di lapangan, terutama pada titik-titik keramaian seperti objek wisata dan lokasi yang rawan gangguan kamtibmas.

Berdasarkan laporan dari berbagai wilayah di Indonesia, situasi kamtibmas hingga saat ini terpantau aman, tertib, dan kondusif. Personel gabungan masih terus disiagakan di sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

Kapolri juga mengapresiasi kinerja jajaran kepolisian yang berhasil menurunkan angka kecelakaan lalu lintas serta fatalitas korban selama arus mudik Idul Fitri 2026. Meski terjadi peningkatan volume kendaraan dibandingkan tahun sebelumnya, angka kecelakaan dan korban jiwa justru mengalami penurunan signifikan.

Capaian tersebut diminta untuk terus dipertahankan hingga seluruh rangkaian arus balik selesai. Kapolri juga menekankan pentingnya penerapan rekayasa lalu lintas yang fleksibel dan adaptif sesuai dinamika di lapangan, seperti skema one way, contraflow, maupun sistem buka-tutup jalur yang berbasis data real-time.

Selain itu, kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang berlaku pada 25–27 Maret 2026 diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan pada puncak arus balik dengan memberikan keleluasaan bagi masyarakat dalam mengatur waktu perjalanan.

Di sisi lain, Kapolri juga mengingatkan pentingnya peningkatan pengamanan di objek wisata yang masih menjadi tujuan masyarakat pasca Lebaran, termasuk edukasi keselamatan di kawasan wisata air dan lokasi berisiko.

Sementara itu, secara terpisah Wali Kota Wesly Silalahi mengimbau masyarakat agar tetap berkendara dengan aman dan tertib serta memantau kondisi lalu lintas melalui sistem CCTV yang terintegrasi dengan pihak kepolisian.

Menurutnya, Pemerintah Kota Pematangsiantar telah memiliki sekitar 50 titik CCTV yang dapat membantu masyarakat memantau kondisi lalu lintas selama perjalanan liburan maupun arus mudik Idul Fitri.

“Pemko Pematangsiantar sudah memiliki 50 titik CCTV yang dapat diakses melalui situs resmi cctv.pematangsiantar.go.id serta sejumlah nomor layanan penting bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap pengawasan yang dilakukan secara intensif tersebut mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama libur Idul Fitri 1447 H sehingga masyarakat dapat menikmati waktu bersama keluarga dengan nyaman.

“Saya juga mengapresiasi Polres Pematangsiantar, TNI, serta seluruh stakeholder terkait yang telah melakukan langkah preventif dan humanis dalam menjaga keamanan selama Lebaran,” tuturnya.

Sementara itu, anggota Kompolnas RI Yusuf Warsyim saat memonitoring situasi arus lalu lintas turut mengapresiasi Kapolres Pematangsiantar dan Wali Kota Wesly Silalahi atas ketersediaan sistem pemantauan CCTV yang telah terintegrasi di 50 titik di Kota Pematangsiantar.(Ril)