Nasional

Pemko Pematangsiantar Ikuti Rakor Kesiapan Operasi Ketupat 2026

143
×

Pemko Pematangsiantar Ikuti Rakor Kesiapan Operasi Ketupat 2026

Sebarkan artikel ini

PEMATANGSIANTAR – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn yang diwakili Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Zainal Siahaan SE MM mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor Bidang Operasional (Opsnal) Tingkat Menteri dalam rangka kesiapsiagaan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Rakor tersebut digelar secara virtual melalui Zoom Meeting dari Aula Widya Satya Brata Polres Pematangsiantar, Senin (02/03/2026) pagi.

Rakor lintas sektor yang diselenggarakan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut bertujuan memastikan kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah melalui Operasi Ketupat 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak SH SIK MH, Kepala Pengadilan Negeri Pematangsiantar Rinto Leoni Manullang SH MH, Dandim 0207/Simalungun yang diwakili Pabung Mayor Inf Arjun Sidauruk, Kadishub Kota Pematangsiantar Drs Daniel Hamonangan Siregar, perwakilan Kejari Pematangsiantar Agus Salim SH, Kadis Koperasi UKM dan Perdagangan Herbet Aruan SPd MH, perwakilan DPRD Kota Pematangsiantar Alex Damanik, serta para Kapolsek jajaran Polres Pematangsiantar.

Rapat ini melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya guna memastikan sinergi dan kesiapan pengamanan di masing-masing wilayah.

Dalam pembahasan, sejumlah aspek strategis menjadi perhatian, mulai dari kesiapan personel, pengamanan jalur mudik dan arus balik, pengamanan tempat ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, hingga objek vital lainnya. Antisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta kelancaran arus lalu lintas juga menjadi fokus utama.

Rakor dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Dalam arahannya, Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya optimalisasi pengamanan dan pelayanan selama arus mudik dan arus balik Lebaran.

“Oleh karena itu, persiapan dan pengamanan harus betul-betul dilaksanakan secara optimal. Begitu juga pelayanan yang diberikan,” ujar Sigit dari PTIK, Jakarta Selatan.

Ia menyebutkan, arus mudik tahun ini diprediksi didominasi kendaraan dari Jawa Barat, Jabodetabek, dan Jawa Timur, dengan tujuan terbanyak ke Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat.

Operasi Ketupat 2026 akan digelar mulai 13 hingga 25 Maret 2026 dengan mengusung tagline “Mudik Aman dan Keluarga Bahagia”. Dalam pelaksanaannya, Polri mengedepankan langkah preemtif dan preventif serta penegakan hukum secara humanis.

Sebanyak 161 ribu personel gabungan dari TNI, Polri, dan berbagai pemangku kepentingan akan dikerahkan untuk mendukung pengamanan dan pelayanan arus mudik maupun arus balik Lebaran tahun ini.

Melalui rakor tersebut, diharapkan seluruh unsur di daerah, termasuk Pemerintah Kota Pematangsiantar, dapat bersinergi secara maksimal guna mewujudkan mudik yang aman, tertib, dan lancar bagi masyarakat.(Ril)