Nasional

Wapres Gibran Tinjau Tanah Bergerak di Semarang

80
×

Wapres Gibran Tinjau Tanah Bergerak di Semarang

Sebarkan artikel ini

SEMARANG – Di tengah rintik hujan yang mengguyur Semarang, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung lokasi terdampak tanah bergerak di Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Sabtu (14/02/2026). Kunjungan tersebut dilakukan usai agenda di Klenteng Sam Poo Kong.

Peninjauan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar perlindungan masyarakat menjadi fokus utama dalam setiap penanganan situasi darurat.

Di lokasi, Wapres melihat langsung kondisi wilayah terdampak serta berdialog dengan warga yang kini mengungsi. Ia menegaskan bahwa keselamatan warga harus menjadi prioritas utama dalam setiap langkah penanganan.

“Yang paling penting keselamatan nomor satu. Kemarin tidak ada korban, tidak ada yang luka-luka, itu yang paling utama. Saya lihat tadi banyak anak-anak, ada bayi juga. Hati-hati,” tegasnya.

Meski tidak terdapat korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut, Wapres mengingatkan warga untuk tetap waspada, mengingat musim hujan masih berlangsung dan potensi pergerakan tanah masih bisa terjadi.

Selain memeriksa kondisi fisik lokasi, Wapres memastikan kesiapan posko pengungsian, mulai dari ketersediaan logistik hingga layanan kesehatan. Ia meminta lurah dan camat setempat menjamin seluruh warga terdampak memperoleh kebutuhan dasar secara layak.

“Pastikan di pengungsian makan tiga kali sehari. Harus ada posko kesehatan juga. Jangan sampai ada yang sakit,” pesannya.

Terkait langkah lanjutan, termasuk opsi relokasi, Wapres menyampaikan bahwa pemerintah daerah segera merumuskan solusi terbaik bagi warga terdampak, bekerja sama dengan pemerintah provinsi.

“Untuk relokasi dan langkah selanjutnya, nanti segera dicarikan solusi oleh Pak Gubernur dan Bu Wali Kota. Bapak-Ibu, mohon jangan bolak-balik ke rumah lama. Kita tidak tahu sejauh mana tanah ini akan bergerak,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga terdampak, Supriyadi, mengungkapkan rumahnya mulai mengalami pergeseran sekitar dua pekan lalu setelah hujan deras turun tanpa henti hingga akhirnya roboh. Saat ini ia bersama keluarga mengungsi di musala terdekat.

Meski menghadapi cobaan berat, ia bersyukur aktivitas keluarga masih berjalan normal.

“Sekolah alhamdulillah lancar, masih bisa diantar seperti biasa,” katanya.

Ia pun tetap bekerja sebagai teknisi servis AC lepas. “Masih bisa kerja,” tuturnya.

Kunjungan tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani bencana secara cepat, terkoordinasi, dan mengutamakan keselamatan warga di atas segalanya.

Semarang, 14 Februari 2026

Biro Pers, Media, dan Informasi

Sekretariat Wakil Presiden