Berita Daerah

Polres Simalungun Sidak Harga Sembako di Pasar Perdagangan Jelang Ramadan

201
×

Polres Simalungun Sidak Harga Sembako di Pasar Perdagangan Jelang Ramadan

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, jajaran Polres Simalungun turun langsung ke lapangan untuk memantau harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat. Kegiatan ini dilakukan guna memastikan stabilitas harga serta mencegah potensi lonjakan menjelang meningkatnya permintaan selama Ramadan.

Pemantauan harga dilaksanakan pada Jumat (13/2/2026) pagi di Pasar Perdagangan dan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Herison Manullang, SH. Kegiatan tersebut melibatkan personel Satuan Reserse Kriminal yang berkolaborasi dengan pihak Kecamatan Perdagangan.

Kanit II Ekonomi Satreskrim Polres Simalungun, IPDA Gagas Dewanta Aji, S.Tr.K., M.H., menjelaskan bahwa pengecekan dilakukan sebagai bagian dari upaya pengawasan terpadu terhadap harga dan distribusi bahan pokok.

“Kami melakukan monitoring harga pasar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan. Tujuannya untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan terjangkau oleh masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat sore.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari Satgas Pengawasan Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Kabupaten Simalungun. Tim yang turun ke lapangan sejak pukul 10.00 WIB terdiri dari enam personel kepolisian.

Harga Sembako Relatif Stabil

Berdasarkan hasil pemantauan, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Perdagangan terpantau relatif stabil meski terdapat variasi di beberapa komoditas.

Untuk komoditas beras, jenis premium dijual mulai Rp14.200 per kilogram hingga Rp16.000 per kilogram, tergantung merek. Sementara beras medium program SPHP/Bulog berada di kisaran Rp10.800 per kilogram.

Harga gula pasir dan gula merah tercatat Rp18.000 per kilogram, sedangkan garam beryodium halus dijual Rp10.000 per kilogram.

Pada komoditas protein hewani, daging sapi murni dijual Rp120.000 per kilogram, ayam broiler Rp38.000 per kilogram, ayam kampung Rp68.000 per kilogram, dan daging kambing Rp90.000 per kilogram. Ikan lele menjadi pilihan paling terjangkau dengan harga Rp28.000 per kilogram, disusul ikan tongkol Rp35.000 per kilogram.

Telur ayam broiler dijual Rp2.500 per butir, telur ayam kampung Rp3.000 per butir, dan telur bebek Rp2.800 per butir.

Untuk komoditas bumbu dapur, harga cabai rawit dan cabai merah berada di angka Rp43.000 per kilogram, cabai hijau Rp28.000 per kilogram, bawang merah Rp33.000 per kilogram, bawang putih Rp40.000 per kilogram, serta tomat Rp13.000 per kilogram.

Sementara minyak goreng curah dijual Rp18.000 per kilogram, minyak goreng kemasan sederhana Rp17.000 per liter, dan kemasan premium Rp22.000 per liter.

Adapun harga sayur-mayur relatif terjangkau, seperti bayam Rp3.000 per kilogram, kangkung Rp5.000 per kilogram, kol Rp6.000 per kilogram, kentang Rp16.000 per kilogram, dan wortel Rp15.000 per kilogram.

Antisipasi Lonjakan Harga

Kasat Reskrim AKP Herison Manullang menegaskan bahwa pengawasan akan dilakukan secara berkala, khususnya menjelang dan selama Ramadan, guna mengantisipasi lonjakan harga maupun potensi praktik penimbunan.

“Kami akan terus melakukan monitoring untuk memastikan tidak ada oknum yang memanfaatkan momentum Ramadan dengan menaikkan harga secara tidak wajar,” tegasnya.

Kegiatan berlangsung aman dan kondusif. Para pedagang maupun pembeli menyambut baik langkah pengawasan tersebut sebagai bentuk kehadiran aparat dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat men jelang bulan suci.(Ril)