SIMALUNGUN – Polsek Bosar Maligas kembali menunjukkan komitmennya menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat melalui pendekatan humanis. Bhabinkamtibmas Polsek Bosar Maligas, Aiptu JS Butar Butar, menyambangi peternak babi di Huta V dan Huta VI Petani, Nagori Huta Parik, Kecamatan Ujung Padang, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif guna mencegah potensi gangguan sosial akibat persoalan kebersihan lingkungan, khususnya bau kotoran ternak yang mulai dikeluhkan warga sekitar.
“Kegiatan sambang ini sebagai upaya pencegahan agar tidak muncul permasalahan sosial di tengah masyarakat, terutama terkait kebersihan dan kenyamanan lingkungan,” ujar Kapolsek Bosar Maligas IPTU Sonni Silalahi, SH saat dikonfirmasi, Kamis (12/2/2026) malam.
Dalam kunjungan itu, Aiptu JS Butar Butar tidak sendiri. Ia didampingi Pangulu Nagori Huta Parik Agus Saputra, S.Ag, Babinsa Koramil 07/BM Sertu Candra Alvian, serta Gamot Huta V dan Huta VI, Dedi. Kehadiran unsur pemerintah nagori dan TNI menunjukkan sinergi dalam menjaga keharmonisan masyarakat.
Tim menyambangi kandang ternak milik Eko Simatupang dan Hotni Lumbanbatu. Dengan pendekatan dialogis, Bhabinkamtibmas mengimbau agar pemilik ternak menggali tempat khusus pembuangan kotoran guna mengurangi bau menyengat.
“Kami tidak melarang masyarakat untuk beternak. Namun pengelolaannya harus diperhatikan agar kebersihan tetap terjaga dan tidak menimbulkan konflik dengan warga sekitar,” ujar Aiptu JS Butar Butar.
Ia menegaskan bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Pengelolaan kandang yang baik akan membuat usaha peternakan tetap berjalan tanpa menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.
Respons pemilik ternak pun positif. Mereka menerima masukan yang disampaikan dan berkomitmen memperbaiki sistem pembuangan limbah ternak.
“Kami akan segera memperbaiki pengelolaan kotoran ternak agar tidak menimbulkan bau dan mengganggu tetangga,” ungkap salah satu pemilik ternak.
Selain membahas kebersihan, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan kamtibmas agar masyarakat menjaga kerukunan dan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian maupun pemerintah nagori jika terjadi persoalan.
Kapolsek IPTU Sonni Silalahi menegaskan bahwa kegiatan sambang dan patroli dialogis akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Melalui komunikasi yang baik, potensi gangguan kamtibmas bisa dicegah sejak dini. Permasalahan lingkungan pun dapat diselesaikan dengan musyawarah,” tegasnya.
Ia menambahkan, Polri tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai problem solver yang mengedepankan pendekatan persuasif dan kekeluargaan.
Berdasarkan hasil kegiatan tersebut, situasi di Huta V dan Huta VI Petani terpantau aman dan kondusif. Sinergi TNI-Polri dan pemerintah nagori dinilai efektif dalam menjaga stabilitas serta keharmonisan masyarakat.
Dengan semangat Presisi, Polsek Bosar Maligas berkomitmen terus menghadirkan pelayanan yang preventif, edukatif, dan humanis demi terciptanya keamanan dan ketertiban di Kabupaten Simalungun.(Ril)





