Berita Daerah

Bupati Simalungun Buka MTQN Ke-18 Sidamanik, Tekankan Peran Hafiz Qur’an

199
×

Bupati Simalungun Buka MTQN Ke-18 Sidamanik, Tekankan Peran Hafiz Qur’an

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – Suasana religius dan penuh kehangatan mewarnai pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) Ke-18 Tingkat Kecamatan Sidamanik Tahun 2026 yang dipusatkan di Nagori Bukit Rejo, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Minggu (25/1/2026).

Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, secara resmi membuka kegiatan tersebut dengan memukul bedug sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian perlombaan. MTQN tahun ini mengusung tema “Membangun Generasi Qur’ani yang Berkarakter, Cerdas, Amanah, dan Unggul.”

Ketua Panitia Pelaksana, Pujianto, S.Sos, dalam laporannya menyampaikan bahwa MTQN Ke-18 diikuti sebanyak 260 peserta yang berasal dari 14 nagori dan 1 kelurahan se-Kecamatan Sidamanik. Ia menambahkan, peserta terbanyak berasal dari Nagori Bukit Rejo dan Nagori Manik Maraja, yang menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap syiar Al-Qur’an.

Sementara itu, Camat Sidamanik, Juliana Fenanlanpir, mengungkapkan apresiasi dan rasa bangga atas kehadiran langsung Bupati Simalungun dalam kegiatan MTQ tingkat kecamatan tersebut.

“Ini merupakan sejarah pertama MTQ tingkat kecamatan di Sidamanik yang dihadiri langsung oleh Bapak Bupati Simalungun,” ujarnya. Ia berharap MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga wadah pembinaan generasi muda yang berakhlak mulia serta memperkuat kebersamaan, toleransi, dan kerukunan masyarakat.

Dalam bimbingan dan arahannya, Bupati Simalungun menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, dan masyarakat yang telah menyukseskan pelaksanaan MTQN Ke-18.

Bupati berharap melalui MTQ ini akan lahir qori dan qoriah terbaik yang mampu bersaing di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Ia juga menekankan keutamaan orang tua yang memiliki anak penghafal Al-Qur’an.

“Al-Qur’an adalah bacaan yang sangat mulia. Berbahagialah orang tua yang memiliki anak hafiz Qur’an, karena itu menjadi bekal di dunia dan akhirat,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan adanya berbagai program pendukung bagi hafiz Qur’an, termasuk kemudahan akses pendidikan dan beasiswa bagi mereka yang mampu menghafal 30 juz Al-Qur’an di sejumlah lembaga pendidikan dan perguruan tinggi.

“Jika anak-anak mampu menghafal 30 juz Al-Qur’an dan memahami hadis Rasulullah, insya Allah mereka akan memiliki bekal kuat untuk memimpin dan mengelola kehidupan. Nilai-nilai Al-Qur’an sejatinya mengandung prinsip manajemen yang berlaku sepanjang zaman,” tuturnya.

Pembukaan MTQN Ke-18 Tingkat Kecamatan Sidamanik ditutup dengan pemukulan bedug sebanyak 18 kali oleh Bupati Simalungun, menandai dimulainya seluruh cabang perlombaan secara resmi.(Ril)